Mazepin Tanggapi Sindiran Hamilton soal 'Klub Anak-anak Miliarder'

Selama beberapa musim terakhir, tim-tim Formula 1 (F1) lebih memilih pembalap yang punya dana besar daripada mereka yang memang memiliki rapor dan statistik on-track memadai.

Mazepin Tanggapi Sindiran Hamilton soal 'Klub Anak-anak Miliarder'

Dan soal masalah itu, Lewis Hamilton baru-baru ini menyindir rookie Tim Haas Nikita Mazepin, dengan mengklaim olahraga jet darat telah berubah menjadi 'klub anak-anak miliarder'.

Juara dunia F1 tujuh kali tersebut mengungkapkan ketidaksenangannya dengan fakta bahwa sekelompok pembalap berbakat terus diabaikan dan meminta para petinggi olahraga menyoroti hal ini.

Berbeda dengan pembalap yang punya latar belakang orang tua kaya, Hamilton mencapai F1 lewat balapan level akar rumput. Ayahnya, Anthony, harus menjalani beberapa pekerjaan demi mendanai karier awal sang putra.

Hamilton merasa pembalap berlatar belakang kelas pekerja sepertinya bisa kesulitan berkarier di level elite. Ia pun meyakini tidak bakal mampu menembus F1 jika memulai kariernya di era sekarang ini.

Baca Juga:

Sindiran Hamilton ternyata membuat kuping Mazepin panas. Ia pun merespons pandangan pembalap Mercedes, mengatakan bukan hanya dirinya yang masuk grid F1 dengan dukungan sponsor.

Sang rookie juga berhasil membalas Hamilton. Ia menyindir pria Inggris itu menikmati kontrak dengan Monster Energy, brand minuman berenergi asal Amerika Serikat (AS).

Berbicara kepada Sports.ru, Mazepin berpendapat bahwa beberapa pembalap berpengalaman di F1, saat ini, menerima dukungan dari sponsor. Itu turut membantu mereka bertahan di grid.

"Semua pendatang baru di F1 mendapat sokongan dari berbagai sponsor. Beberapa, dari produsen minuman berenergi (mengacu pada program Red Bull dan kontrak pribadi Hamilton dengan Monster Energy)," kata Mazepin.

"Beberapa dari orang terkaya di Meksiko (merujuk pada Sergio Perez). Ini semua pembalap yang hadir di grid F1 sekarang. Dan saya bisa menghitung itu untuk waktu yang lama."

Racing driver muda kebangsaan Rusia ini, satu dari tiga rookie dalam F1 2021, yang datang lewat pengaruh ayahnya, Dmitry Mazepin, pemilik saham mayoritas Uralchem, perusahaan manufaktur kimia.

Nikita Mazepin, Haas VF-21

Nikita Mazepin, Haas VF-21

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Dan Haas, sebagai tim F1 yang paling kesulitan secara finansial saat ini, dengan senang hati menawarkan Mazepin salah satu kursi mereka untuk musim 2021.

Terlebih lagi tim Amerika Serikat (AS) itu pun mengumumkan Uralkali sebagai sponsor utamanya selama tahun ini, mengisyaratkan Haas bisa bergantung secara finansial pada Dmitry Mazepin.

Yang jadi masalah adalah performa Mazepin dirasa belum layak untuk level F1. Ia lebih sering blunder di trek. Teranyar, ia melakukan manuver yang membahayakan rekannya, Mick Schumacher.

Pada lap terakhir, Schumacher mencoba menyalip lewat sisi kanan, namun Mazepin telat menutup jalurnya sehingga nyaris membuat keduanya crash. Pada akhirnya mereka finis, Schumacher P13 dan Mazepin P14.

dibagikan
komentar
Aston Martin Ingin Tambah Personel Jadi 800 Orang

Artikel sebelumnya

Aston Martin Ingin Tambah Personel Jadi 800 Orang

Artikel berikutnya

Wolff Mengaku Salah Menilai Posisi Bottas

Wolff Mengaku Salah Menilai Posisi Bottas
Muat komentar