McLaren bantah klaim Jordan soal kontrak mesin Mercedes

McLaren dan Mercedes sama-sama membantah klaim dari pengamat F1 Eddie Jordan yang menyebutkan skuat Woking itu akan beralih mesin dari Honda pada musim 2018.

McLaren bantah klaim Jordan soal kontrak mesin Mercedes
Eddie Jordan
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Fernando Alonso, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Eric Boullier, McLaren Racing Director

Beberapa minggu terakhir, McLaren dan Mercedes santer dirumorkan akan kembali melajut kemitraan mereka. Kabar tersebut diyakini merupakan sebuah konsekuensi dari buruknya performa mesin Honda, ditambah ambisi McLaren yang ingin secepatnya kembali ke menjadi tim kompetitif.

Jordan, yang telah membangun reputasi sebagai "peramal" di paddock F1, dengan percaya diri melaporkan bahwa kontrak antara kedua belah pihak telah ditandatangani.

Namun, direktur balap McLaren, Eric Boullier, dengan tegas membantah kabar tersebut.

"Dengan rasa percaya diri, saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa laporan Eddie Jordan adalah salah," ucapnya saat ditanya Motorsport.com.

Dalam wawancara bersama stasiun televisi Inggris Channel 4, bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan kepada Jordan bahwa McLaren masih mampu memecahkan masalah mereka tanpa bantuan dari Mercedes.

"Mereka tidak membutuhkan mesin kami," ucap Wolff. "Mereka memang sedang menjalani kemitraan yang sulit dengan Honda.

"Tapi McLaren dan Honda memiliki sumber daya yang cukup, manusia dan finansial, untuk bisa keluar dari situasi sulit mereka saat ini."

dibagikan
komentar
Red Bull tak terkejut terpaut jauh dari waktu pole Sochi

Artikel sebelumnya

Red Bull tak terkejut terpaut jauh dari waktu pole Sochi

Artikel berikutnya

Horner tak yakin dengan keseimbangan performa antar mesin F1

Horner tak yakin dengan keseimbangan performa antar mesin F1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren
Penulis Adam Cooper