McLaren dan Sauber pakai mesin Ferrari untuk F1 2018?

Menyusul rumor berhentinya perjanjian Sauber-Honda, skuat Formula 1 asal Swiss itu kini melirik mesin Ferrari untuk 2018. Tapi mereka akan mendapat persaingan tak terduga dari McLaren.

Pada hari Rabu (12/7) sebuah kabar beredar yang menyebutkan bahwa perjanjian antara Sauber dengan pabrikan mesin asal Jepang, Honda, telah berakhir.

Meski juru bicara Honda telah membantah kabar yang dianggap sebagai "spekulasi media" itu, skuat Hinwill diyakini sedang mencari alternatif lain untuk mesin F1 2018.

Salah satu opsi yang sedang mereka pertimbangkan adalah kembali menjadi mitra Ferrari. Tapi secara tidak terduga, Sauber akan mendapat persaingan dari McLaren yang juga ingin menjadi tim kustomer kedua Ferrari bersama Haas.

McLaren sebelumnya sempat digembar-gemborkan akan merajut kembali hubungan mereka dengan Mercedes, jika kemitraan mereka dengan Honda berakhir. Tapi menurut salah satu sumber, skuat asal Woking itu kini juga sedang mencoba menjalin kerja sama dengan Ferrari.

Jika McLaren mendapat pasokan mesin dari Ferrari, maka Mercedes bisa memasok mesin mereka ke Sauber. Langkah tersebut juga terbilang cukup masuk akal, mengingat salah satu pembalap junior mereka, Pascal Wehrlein, sedang membalap di tim asal Swiss itu.

 

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tim Sauber , McLaren , Ferrari
Tipe artikel Breaking news