McLaren harus berani ambil risiko

dibagikan
komentar
McLaren harus berani ambil risiko
Oleh:
9 Jul 2019 00.06

Dalam proses pengembangan mobil, team principal McLaren, Andreas Seidl, meminta timnya untuk berani mengambil pendekatan yang lebih berisiko.

Dibandingkan tahun lalu, McLaren menunjukkan kemajuan pesat pada musim ini. Usai mencetak poin ganda di Austria, skuat Woking itu kini menduduki posisi keempat pada klasemen sementara.

Namun, McLaren juga sadar bahwa mereka masih terpaut jauh dari tiga tim unggulan. Atas alasan itu, Seidl meminta timnya untuk mengambil pendekatan yang lebih berani demi membuat progres yang lebih besar.

"Bagi saya yang terpenting adalah pengembangan dan peningkatan yang berkelanjutan. Itu berlaku untuk tim di markas dan yang di sini [trek]," ujar Seidl.

“Kami juga harus mengambil waktu untuk mendalami detailnya, baik dari segi metode dan alat-alat yang kami perlukan dalam pengembangan. Karena ini adalah fondasi untuk pengembangan yang agresif, dan itu diperlukan untuk memangkas jarak yang masih kami miliki saat ini.

"Kami harus membangun kepercayaan diri di dalam tim, agar bisa berani dalam mengambil keputusan yang berisiko. Hal seperti itu dilakukan tim lain dengan pengalaman dan kepercayaan diri tinggi seperti Mercedes."

Baca Juga:

Demi mencapai targetnya tersebut, Seidl mengatakan bahwa langkah pertama yang perlu diambil oleh McLaren saat ini adalah mengembalikan kepercayaan diri yang hilang setelah melewati tahun-tahun sulit.

"Jika Anda melewati tahun-tahun sulit seperti yang dialami McLaren, maka Anda seperti terhalang oleh dinding," terang Seidl, yang baru bergabung dengan McLaren awal tahun ini.

"Menurut saya, dengan perubahan yang terjadi selama lima tahun terakhir, dan tanpa ada stabilitas di dalam tim, itu tidak akan membantu.

"Saya adalah tipe orang yang suka mendorong orang lain untuk berani mengambil risiko dan melindungi mereka ketika ada yang salah. Kita harus menerima kenyataan bahwa kesalahan bisa dan akan terjadi. Meski Anda harus mencoba mencegahnya sejak awal, Anda juga harus memastikan bahwa kesalahan itu tidak akan terjadi untuk kedua kalinya.

“Dengan posisi yang kami tempati saat ini, kami harus mengambil risiko. Tetapi untuk melakukan itu, kami perlu membangun kepercayaan diri di dalam tim. Kami juga perlu membangun budaya dan semangat dan itu yang diperlukan untuk bisa bangkit bersama.

“Tetapi itu bukan berarti kondisi saat ini buruk. Saya sungguh terkesan ketika saya memulai pekerjaan ini, dengan hasil dan atmosfer positif yang kami rasakan tahun ini. Begitu pula dengan momentum yang mulai kami bangun. Jadi penting bagi kami untuk terus berkembang ke arah sana."

Slider
Daftar

Andreas Seidl, Team Principal, McLaren, Lando Norris, McLaren, Carlos Sainz Jr., McLaren, James Key, Direktur Teknis, McLaren

Andreas Seidl, Team Principal, McLaren, Lando Norris, McLaren, Carlos Sainz Jr., McLaren, James Key, Direktur Teknis, McLaren
1/10

Foto oleh: Dom Romney / LAT Images

Lando Norris, McLaren MCL34 pit atop

Lando Norris, McLaren MCL34 pit atop
2/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Carlos Sainz Jr., McLaren

Carlos Sainz Jr., McLaren
3/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Andreas Seidl, Team Principal McLaren

Andreas Seidl, Team Principal McLaren
4/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Carlos Sainz Jr., McLaren MCL34

Carlos Sainz Jr., McLaren MCL34
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Andreas Seidl, Team Principal, McLaren

Andreas Seidl, Team Principal, McLaren
6/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Lando Norris, McLaren

Lando Norris, McLaren
7/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Lando Norris, McLaren MCL34

Lando Norris, McLaren MCL34
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Carlos Sainz Jr., McLaren MCL34

Carlos Sainz Jr., McLaren MCL34
9/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Lando Norris, McLaren MCL34

Lando Norris, McLaren MCL34
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Artikel berikutnya
Seidl pesimistis tentang pabrikan baru di F1

Artikel sebelumnya

Seidl pesimistis tentang pabrikan baru di F1

Artikel berikutnya

Wolff: Pengkritik F1 terdiam setelah GP Austria

Wolff: Pengkritik F1 terdiam setelah GP Austria
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Belanja
Penulis Jonathan Noble
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru