Menyenggol mobil Grosjean, Haas tak terima alasan Sainz

Bos tim Haas, Gunther Steiner, mengkritisi alasan Carlos Sainz yang menyalahkan kurangnya visibiltas dari kaca spionnya saat bersenggolan dengan Romain Grosjean di GP Kanada.

Menyenggol mobil Grosjean, Haas tak terima alasan Sainz
Guenther Steiner, Team Principal, Haas F1 Team, Gene Haas F1 Team, Owner and Founder, Haas F1 Team
Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17
Wreckage of the car of Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, after his collision, Felipe Mass
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17
Wreckage of the car of Carlos Sainz Jr., Scuderia Toro Rosso STR12, after his collision, Felipe Mass
Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-17, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-17 and Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32 battle

Sainz menyenggol Grosjean pada putaran pembuka di Montreal karena ia tidak melihat mobil pembalap Perancis itu saat melaju menuju Tikungan 3.

Pembalap Toro Rosso itu juga beralasan bahwa kaca spion mobil F1 2017 memiliki pandangan yang terbatas dan Grosjean berada di titik buta, jadi ia tidak bisa melihat mobil Haas di belakangnya.

Tapi team principal Haas, Steiner, tidak menerima alasan Sainz, dan menilai pembalap Spanyol itu seharusnya berusaha lebih keras lagi untuk menyadari lingkungan sekitarnya.

"Jika ia sudah tahu bahwa kaca spionnya terlalu kecil, mengapa mereka tidak menggantinya," ucap Steiner. "Itu bukan urusan kami, jika ia memiliki kaca spion yang terlalu kecil. Itu alasan yang lemah.

"Anda tidak bisa berkata, 'Oh kaca spion saya terlalu kecil, jadi saya tetap memakainya!'. Itu sama saja seperti kita diberi kaca mata, dan ternyata masih tidak bisa melihat dengan baik, tapi kita tetap memakainya dan terus menabrak dinding!"

Dianggap sebagai pemicu insiden kecelakaan – yang juga membuat Felipe Massa tersingkir, Sainz dijatuhi hukuman turun tiga grid start untuk balapan berikutnya di Baku.

Penalti Magnussen

Pembalap Haas, Kevin Magnussen, dijatuhi hukuman penalti di balapan GP Kanada karena menyalip Stoffel Vandoorne dalam periode Virtual Safety Car.

Tapi Steiner tidak senang dengan keputusan steward tersebut, terutama dengan fakta bahwa Magnussen telah mengembalikan posisinya saat ia menyadari kesalahannya.

"Ia [Magnussen] telah mengembalikan posisinya," ujar Steiner. "Kenapa setiap penalti harus diberikan kepada kami, saya pikir kami tidak seburuk itu!

"Kevin memang menyalip dalam situasi VSC, tapi ia langsung mengembalikan posisinya. Dipikir-pikir mungkin akan lebih baik jika ia bertahan di depan!"

dibagikan
komentar
Horner: Verstappen seharusnya bisa finis kedua di Kanada

Artikel sebelumnya

Horner: Verstappen seharusnya bisa finis kedua di Kanada

Muat komentar