Mercedes Anggap Terlalu Dini Mengejar Verstappen

Prinsipal Tim Mercedes-AMG Petronas TotoWolff akhirnya mengakui jika Max Verstappen masuk dalam radar timnya namun bukan untuk saat ini.

Mercedes Anggap Terlalu Dini Mengejar Verstappen

Beberapa waktu lalu, Prinsipal Tim Red Bull Racing Christian Horner menyebut jika pembalapnya, Max Verstappen, sudah diincar Mercedes. Saat itu, banyak yang menilai pernyataan Horner hanya sebatas rumor hingga peluncuran mobil terbaru Mercedes.

Di sela-sela perkenalan Mercedes AMG F1 W12, mobil Tim Mercedes untuk Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, Selasa (2/3/2021) malam, Wolff dicecar sejumlah pertanyaan terkait masa depan Lewis Hamilton.

Juara dunia F1 tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) itu hanya memperpanjang kontrak di Mercedes sampai akhir F1 2021. Spekulasi tentang masa depannya di tim juara dunia konstruktor tujuh tahun terakhir pun merebak.

Spekulasi bertambah liar karena dalam kontraknya dengan Red Bull, Max Verstappen memiliki klausul untuk pergi setelah 2021 jika tidak mampu bersaing di papan atas atau merebut gelar.

Baca Juga:

“Tidak ada yang meragukan kualitas Verstappen sebagai pembalap muda. Tentu saja, ia akan masuk radar semua tim di masa depan,” ujar Wolff.

“Namun, seperti saya bilang sebelumnya, kami tidak akan menggoda ‘pembalap luar’ sampai status pembalap di tim kami semua jelas,” kata Wolff seraya menyebut bila kontrak rekan setim Hamilton, Valtteri Bottas, juga akan habis pada akhir 2021.

Seperti dikutip majalah Formula 1, Wolff menekankan pernyataannya bahwa Hamilton masih berada di posisi teratas prioritas pembalap incaran Mercedes.

“Semua karena sukses yang kami rebut bersama dan hubungan saling percaya di antara kami. Setiap pembicaraan tentang musim balap 2022 dan selanjutnya, Hamilton pasti yang pertama kami tanya,” tutur pria asal Austria tersebut.

Toto Wolff melakukan pertemuan lebih intens dengan Lewis Hamilton pada 2021 dibanding 2020. Itu karena mereka tidak ingin kehabisan waktu lagi, terkait kontrak Hamilton musim ini, seperti yang terjadi pada 2020.

“Hubungan Mercedes dan Lewis Hamilton sangat dekat. Jadi, rencana masa depan akan dilandasi kepentingan dan pengertian bersama di antara kami. Itu takkan pernah berubah,” ucap Toto Wolff.

  

dibagikan
komentar
Shakedown Mercedes W12 Dilakukan di Bahrain

Artikel sebelumnya

Shakedown Mercedes W12 Dilakukan di Bahrain

Artikel berikutnya

Alpine Tunjuk Kvyat sebagai Pembalap Cadangan

Alpine Tunjuk Kvyat sebagai Pembalap Cadangan
Muat komentar