Mercedes Lakukan Beberapa Modifikasi Kecil

Mercedes sudah mengalihkan fokus pengembangan untuk Formula 1 2022 yang dipenuhi regulasi teknis baru. Tapi, mereka masih melakukan modifikasi musim ini.

Mercedes Lakukan Beberapa Modifikasi Kecil

Empat balapan terakhir Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 yang gagal dimenangi menjadi tamparan bagi Mercedes-AMG Petronas F1. Inilah untuk kali pertama sejak 2013, Mercedes tidak mampu menguasai empat balapan beruntun (total, sembilan berturut-turut pada 2013).

Tim yang mengalahkan juara dunia Lewis Hamilton dan Mercedes beruntun di Monaco, Azerbaijan, Prancis, dan Austria tidak lain rival terberat mereka saat ini, Red Bull Racing-Honda. 

Banyak yang meyakini, hasil buruk yang diperoleh juara dunia Lewis Hamilton dan timnya ini disebabkan mereka sudah mengalihkan fokus pengembangan untuk menghadapi F1 2022. Tetapi publik, khususnya Red Bull, tidak percaya dengan hal tersebut.

Karenanya, saat Prinsipal Mercedes Toto Wolff – di tengah tensi tinggi melawan Red Bull Racing – beberapa kali menyebut pihaknya tidak lagi melakukan pengembangan musim ini, banyak yang mengernyitkan dahi.

“Rasanya sulit dipercaya mereka takkan mengubah satu pun komponen sampai akhir musim (2021) nanti. Musim ini masih panjang,” kata Christian Horner, Prinsipal Tim Red Bull Racing.   

Perkiraan Horner tidak meleset. Belum lama ini, Direktur Teknis Mercedes James Allison menyebut timnya akan melakukan beberapa ubahan pada Mercedes F1 W12 agar mampu lebih cepat pada lomba-lomba berikutnya.

“Kami berharap modifikasi tersebut mampu mengubah performa secara signifikan. Toto menkankan bila aturan musim depan sangat rumit dan penuh hal sensitif. Jadi, memang dibutuhkan fokus luar biasa,” kata Allison seperti dikutip Speedweek.

Baca Juga:

Teknisi asal Inggris tersebut tidak menampik bila hampir seluruh fokus tim Mercedes kini dialihkan untuk menghadapi aturan-aturan baru tahun depan.

“Namun, itu tidak berarti tak ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum fokus ini berubah. Kami saat ini hanya satu dari dua bagian di tim. Masih ada divisi mesin yang mungkin masih mampu menambahkan tenaga untuk mobil,” ucap Allison.

“Kami juga dalam persiapan untuk melakukan beberapa ubahan kecil pada aerodinamika. Kami juga ingin mendapatkan sedikit peningkatan dari drive unit. Intinya, masih ada beberapa hal kecil yang bisa kami perbaiki sepanjang musim masih berlangsung.”

Akhir pekan ini (2-4/7/2021) memang bakal kembali menjadi lomba berat bagi Mercedes. Mereka akan kembali turun di Sirkuit Red Bull Ring untuk menghadapi F1 GP Austria, balapan kesembilan F1 2021.

Pekan lalu, Max Verstappen mampu memenangi GP Styria di sirkuit yang sama dengan unggul hingga 35 detik lebih dari Lewis Hamilton yang harus puas finis di posisi kedua.

Menjelang GP Austria, Verstappen masih kokoh di puncak dengan 156 poin atau unggul 18 angka atas Hamilton di posisi kedua. Red Bull Racing juga memimpin klasemen konstruktor dengan gap hingga 40 poin atas Mercedes di P2.

dibagikan
komentar
Crypto.com Resmi Jadi Mitra Global Sprint Qualifying F1

Artikel sebelumnya

Crypto.com Resmi Jadi Mitra Global Sprint Qualifying F1

Artikel berikutnya

Dapat Tekanan dari Tost, Tsunoda Ingin Kurangi Kesalahan

Dapat Tekanan dari Tost, Tsunoda Ingin Kurangi Kesalahan
Muat komentar