Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 British GP

Mercedes Lakukan Upgrade di Dua Balapan F1 Mendatang

Mercedes bertekad mendukung sukses Lewis Hamilton yang dimulai dari F1 GP Inggris dengan lebih banyak peningkatan Formula 1 dalam beberapa minggu mendatang.

George Russell, Mercedes F1 W15, Lewis Hamilton, Mercedes F1 W15, Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Mercedes akan melakukan upgrade bertahap di Budapest dan Spa setelah pengembangan mobil Formula 1 2024 menghasilkan kemenangan di Silverstone.

Lewis Hamilton meraih kemenangan kesembilan di kandang sendiri yang penuh emosi setelah 2,5 tahun menunggu. Ia menginjak podium tertinggi di grand prix ke-104, dengan mengalahkan Max Verstappen (Red Bull) dalam sebuah laga menegangkan di tengah cuaca yang tidak menentu.

Ini adalah kemenangan kedua Mercedes secara beruntun setelah George Russell menaklukkan F1 GP Austria setelah Verstappen dan Lando Norris gagal karena tubrukan.

Dengan Russell dan Hamilton mengunci barisan terdepan di Silverstone, Mercedes memenangi balapan di kandang sendiri. The Silver Arrows sedikit tertinggal dari sisi kecepatan saat balapan dengan cuaca yang beragam melawan McLaren, tapi lebih unggul dalam eksekusi balapan.

Baca Juga:

Bagi Mercedes, ini merupakan pembuktian usai upgrade yang dilakukannya baru-baru ini setelah mengalami banyak kegagalan. Prinsipal Toto Wolff bersumpah bahwa tim yang bermarkas di Brackley ini akan terus menghadirkan suku cadang baru pada dua balapan yang tersisa sebelum libur musim panas.

"Masih banyak yang akan datang dalam hal performa," katanya. "Kami akan membawa pembaruan ke Budapest dan Spa. "Kami tidak boleh terlena, kami meraih kemenangan minggu lalu karena diuntungkan oleh senggolan (Verstappen dan Norris), tetapi hari ini kami meraih kemenangan yang jujur.

"Kami memiliki kecepatan yang nyata, Anda bisa melihat George dan Lewis memimpin... hampir dalam semua kondisi kami ada di sana."

Watch: British GP Race Review - Hamilton Returns To The Top

Wolff mengatakan upaya pengembangan Mercedes akhirnya berhasil menempatkan pilot veteran pada posisi untuk menandatangani rekor podium balapan kandangnya dengan kemenangan bak "dongeng" sebelum ia pindah ke Ferrari pada 2025.

"Ketika Anda mempertimbangkan bahwa lima balapan yang lalu kami bahkan tidak menjadi pesaing untuk podium, yang terlihat seperti tahun ketiga tanpa performa, maka itu terjadi," jelasnya.

"Tiba-tiba semua hal yang tidak masuk akal menjadi masuk akal. Dan hasil dari arah pengembangan kembali seperti di masa lalu. Kami menemukan performa, kami menaruhnya di mobil, dan itu diterjemahkan ke dalam waktu putaran.

"Itu tidak terjadi selama dua tahun terakhir. Kami tidak bisa memberikan para pembalap sebuah mobil yang memungkinkan mereka untuk meraih kemenangan.

Peter Bonnington, Senior Race Engineer, Mercedes-AMG F1 Team, Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 Team, merayakan kemenangan di podium

Peter Bonnington, Senior Race Engineer, Mercedes-AMG F1 Team, Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 Team, merayakan kemenangan di podium

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

"Dan untuk membuat Lewis memenangkan Grand Prix Inggris lagi di balapan terakhirnya untuk Mercedes di sini hampir seperti dongeng kecil, kami tidak bisa menuliskannya dengan lebih baik."

"Kami membenarkan bahwa apa yang kami lakukan adalah benar saat ini."

Hamilton memimpin pada putaran terakhir balapan setelah pitstop yang gagal untuk Norris, namun masih harus berjuang melawan Verstappen yang mengejarnya, yang memiliki ban keras yang lebih tahan lama dibandingkan dengan ban lunak milik pembalap asal Inggris itu.

"Kami tidak memiliki ban medium [yang tersisa], itu sangat sederhana bagi kami," Wolff menceritakan pilihan ban. "Kami tidak yakin bahwa hard adalah ban yang tepat. Jika dipikir-pikir, mungkin urutan prioritas yang tepat adalah medium, hard dan soft, itulah yang paling cepat.

"Tapi, kami menyimpannya di akhir, saya pikir degradasi ban kami cukup baik dibandingkan dengan McLaren dan itu mengamankan kemenangan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ferrari Lepas Direktur Tekniknya ke Aston Martin
Artikel berikutnya Misteri di Balik Perubahan Vanity Panel Mercedes W15

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia