Mercedes Sebut Area-area Tercepat Sirkuit Jeddah Corniche

Mengacu hasil tes di simulator, Mercedes-AMG Petronas F1 sudah mencoba memprediksi sejumlah area yang bakal sangat cepat.

Mercedes Sebut Area-area Tercepat Sirkuit Jeddah Corniche

Arab Saudi akan menjadi tuan rumah balap mobil Formula 1 untuk kali pertama pada akhir pekan ini (3-5/12/2021). Sirkuit Jeddah Corniche pun akan menjadi tantangan tersendiri karena selain masih sangat baru trek jalan raya ini juga memiliki tantangan luar biasa. 

Berdasar hasil tes di simulator, Mercedes mencatat paling tidak ada dua tikungan yang mampu dilibas dalam kecepatan 315 km/jam, yakni T21 dan T26. Di area antara T21 dan T26 itulah yang diprediksi menjadi yang tercepat di Jeddah Corniche.

Menurut grafik yang dikeluarkan Mercedes, area sangat cepat Jeddah Corniche diawali tikungan ke kiri di T20 yang mampu dilibas dalam kecepatan 310 km/jam di posisi gear 8.

Selanjutnya, T21 yang berbelok ke kanan diperkirakan bisa dilalui dengan kecepatan 315 km/jam dengan gigi 8. Berikutnya T22, T23, T24 yang merupakan kombinasi tikungan cepat kiri-kanan-kanan bisa dilibas dengan kecepatan antara 255-270 km/jam dengan gear 7.

Berikutnya, T25 yang merupakan tikungan kiri bisa dilalui dengan kecepatan 300 km/jam di gigi 8. Selajutnya di T26 yang masih ke kiri mampu dilibas dengan 315 km/jam juga dengan gigi 8.

Setelah dua tikungan supercepat tersebut, para pembalap akan menghadapi tikungan terakhir yang berbalik arah di T27 yang bisa dilalui dengan kecepatan sekira 120 km/jam dengan gigi 3. Setelah itu, pembalap menyentuh finis di trek sepanjang 6,174 km tersebut.

Jeddah Street Circuit terlihat dari atas pada malam hari.

Jeddah Street Circuit terlihat dari atas pada malam hari.

Foto oleh: Uncredited

Jeddah Corniche menjadi sirkuit jalan raya terpanjang dalam F1 modern. Tidak hanya terpanjang, sirkuit hasil rancangan Carsten Tilke, putra desainer trek ternama Hermann Tilke, tersebut juga menjadi street circuit tercepat di dunia saat ini.

Area terlambat ada di T2 ke kanan – yang sekilas seperti sebuah chicane dengan T1 ke kiri – yang hanya bisa dilibas dengan kecepatan 90 km/jam di posisi gear 3.

Data dari Mercedes menunjukkan, kecepatan mobil antara T22 sampai T27 diperkirakan tidak kurang dari 200 km/jam. Hal serupa terjadi antara T4 sampai T12 yang merupakan kombinasi beberapa tikungan S (chicane).

Setelah itu, area yang terdiri dari sejumlah tikungan antara T19 sampai T26 diperkirakan bisa dilibas dengan kecepatan rata-rata di atas 200 km/jam.

Adapun titik-titik pengereman keras diperkirakan terjadi di T1 yang berkecepatan hanya 100 km/jam setelah trek lurus utama, tikungan 180 derajat di T13 yang diperkirakan hanya bisa ditembus 165 km/jam, dan T27.

Baca Juga:

Menurut laman Formula1.com, satu lap di Jeddah Corniche – yang memiliki tiga Drag Reduction System (DRS) – bisa ditembus dengan kecepatan rata-rata 252,8 km/jam.

Angka itu hanya sedikit di bawah Monza (Italia) tetapi lebih cepat daripada Silverstone (Inggris) dan Spa-Francorchamps (Belgia).

Menariknya, tidak seperti ketiga trek tersebut yang berstatus permanen, Jeddah adalah street circuit. Kecepatan rata-rata Jeddah ini memang sangat jauh di atas sirkuit-sirkuit jalan raya dalam kalender F1 tahun ini.

Sebagai ilustrasi perbandingan dengan street circuit tahun ini, Charles Leclerc merebut pole position F1 GP Monako dengan Ferrari SF21 dengan kecepatan rata-rata hanya 170,8 km/jam.

Sementara di Baku, Azerbaijan, yang juga sirkuit jalan raya dan diakui cukup cepat, Leclerc juga berhasil merebut pole position. Kecepatan rata-ratanya saat itu adalah 213,5 km/jam.

dibagikan
komentar
Buntut Inkonsistensi, Andreas Seidl Tentang Ide Steward Permanen
Artikel sebelumnya

Buntut Inkonsistensi, Andreas Seidl Tentang Ide Steward Permanen

Artikel berikutnya

Esteban Ocon Yakin Oscar Piastri Akan Dapat Kursi F1

Esteban Ocon Yakin Oscar Piastri Akan Dapat Kursi F1
Muat komentar