Mercedes tidak mengalami masalah rem di Singapura

dibagikan
komentar
Mercedes tidak mengalami masalah rem di Singapura
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
19 Sep 2016 22.05

Kepala teknisi Mercedes, Paddy Lowe berujar, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton sama sekali tidak pernah mengalami masalah rem saat GP Singapura, meskipun beberapa kali diinstruksikan untuk menjaganya.

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Pemenang balapan Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 merayakan di podium.
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB12
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid

Pemenang balapan Rosberg diminta untuk menjaga remnya sejak awal balapan, dan tidak lama kemudian tim memberi tahu Rosberg, “Ini serius Nico, kita benar-benar butuh menjaga rem itu.”

Hamilton juga mendapat instruksi untuk berhati-hati dengan remnya hingga penghujung balapan.

Lowe bersikeras bahwa mobil telah didesain dengan margin yang tipis, dan tim selalu sadar bahwa di sirkuit-sirkuit tertentu, pengelolaan rem menjadi penting.

“Mereka sama sekali tidak mengalami masalah dengan rem mereka, ini hanya terkait dengan aspek manajemen,” ujar Lowe kepada Motorsport.com.

“Kami memiliki mobil balap tercepat, tetapi mobil kami tidak didesain untuk melakukan pengereman penuh pada setiap putaran, jadi mereka harus mengelola rem mereka sama seperti saat mereka mengelola ban dan bahan bakar. Jadi Anda memang tidak bisa melakukan putaran kualifikasi di setiap putaran balapan.

“Tetapi sebenarnya memang hal itu tidak dapat dilakukan, dari sudut pandang ban. Di beberapa sirkuit seperti di sini, masalah rem menjadi lebih dominan. Melepas gas pedal juga harus dilakukan di sini, sama seperti saat mengelola ban, bahan bakar, dan sekarang rem. Lepas sedikit pedal gas saat di ujung lurusan.”

Instruksi yang diberikan di penghujung balapan untuk menjaga remnya diakui oleh Rosberg “cukup sulit,” terutama saat ia harus menahan serangan dari Daniel Ricciardo.

Sebelum balapan, Mercedes sadar bahwa rem mobil mereka dalam kondisi marginal dan tidak dapat digunakan secara maksimal untuk durasi penuh balapan. Dan sejak awal balapan, kedua pembalap diingatkan untuk menjaga rem mereka.

Rosberg kemudian bertanya ke pitwall, sejauh mana ia harus melepas pedal rem di penghujung balapan saat ia harus bertahan dari serangan Ricciardo.

“Hal itu menjadi sulit hanya saat saya mendapat serangan di penghujung balapan,” ujar pembalap Jerman itu. “Awalnya, semuanya masih dalam kendali, jadi semuanya masih OK.

“Saya harus menjaganya sedikit-sedikit. Tentunya, hal itu juga memperlambat laju saya, dan kemudian saat menggunakan ban soft, saya tidak merasa nyaman dibandingkan saat menggunakan kompon ultrasoft.

“Saat pengelolaan rem justru merugikan performa, hal itu menjadi semakin sulit. Tentunya saya selalu berusaha membalap secepat mungkin.

“Trek ini adalah trek di mana mobil selalu tampil di ambang batas mereka, kami sadar akan hal itu, dan kami berhasil melakukannya dengan benar. Seperti segala hal yang dilakukan di F1, kami berusaha sekeras mungkin hingga ambang batas kami.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Alonso berharap Formula 1 kembali menarik

Artikel sebelumnya

Alonso berharap Formula 1 kembali menarik

Next article

Hamilton akui tak berpeluang lawan Rosberg di Singapura

Hamilton akui tak berpeluang lawan Rosberg di Singapura
Muat komentar