Mercedes Tunda Penentuan Pendamping Lewis Hamilton hingga September

Penentuan pendamping Lewis Hamilton untuk Formula 1 2022 akan ditunda hingga September. Hingga ada pengumuman resmi, nama Valtteri Bottas dan George Russell tetap dikaitkan dengan Mercedes.

Mercedes Tunda Penentuan Pendamping Lewis Hamilton hingga September

The Silver Arrows membereskan urusan kontrak Hamilton lebih cepat agar tidak terjadi permasalahan seperti akhir musim lalu. Juara bertahan F1 tersebut diikat komitmen dua musim.

Sekarang, tinggal memikirkan siapa yang pembalap yang cocok dengan Hamilton. Opsinya ada dua, yakni Bottas, yang memang sudah bekerja sejak 2017, serta pembalap muda potensial George Russell.

Tentu saja, antara kedua pembalap beda generasi itu ada plus-minus bagi misi tim mempertahankan hegemoni dalam F1.

Jika Bottas menawarkan stabilitas, pengalaman dan tak berambisi menyaingi Hamilton, Russell memiliki semangat tinggi untuk meraih kemenangan. Kemampuan pembalap Inggris itu masih bisa dikembangkan dan masa depan kariernya masih panjang.

“Kami mempertimbangkan antara stabilitas Valtteri dan talenta George, di mana terletak masa depan kami,” kata Prinsipal Mercedes, Toto Wolff kepada BILD.

“Saya ingin topik ini diselesaikan pada September, jadi keduanya dapat memposisikan diri dengan baik untuk musim berikutnya.”

Mercedes berhasil merebut lagi posisi teratas klasemen konstruktor dan pembalap dari Red Bull Racing, selepas dua insiden di GP Inggris dan GP Hungaria. Akhir pekan ini, lomba bergerak ke Spa-Francorchamps, Belgia.

Baca Juga:

Wolff mengharapkan Mercedes mampu menandingi Red Bull Racing dalam balapan yang bersih. Ia yakin duel kedua tim masih akan berlangsung sengit.

“Red Bull sedikit lebih kencang di atas kertas. Tapi kami akan bertarung hingga akhir. Kami harus melakukannya karena pertarungan dalam kejuaraan ini akan berlangsung hingga akhir,” ia menambahkan.

Mulai musim depan, Mercedes mengurangi partisipasi di ajang balap. Mereka akan mundur dari Formula E, mengikuti langkah Audi dan BMW.

Alasan Wolff menarik mundur Mercedes dari lomba mobil listrik adalah memberi kesempatan bagi tim lain naik ke permukaan.

“Pergolakan selalu menawarkan kesempatan untuk berubah. Kalau dilihat sepintas. Tentu itu kerugian karena tiga pabrikan premium hengkang di saat bersamaan,” ucapnya.

“Tapi, mungkin FE butuh semacam reboot sehingga dapat mengambil langkah selanjutnya. Tim-tim lain, mungkin saja, yang lebih tertutup, akan berkembang karena mereka bakal mendapat sorotan.”

Valtteri Bottas, Mercedes, after crashing out at the start

Valtteri Bottas, Mercedes, after crashing out at the start

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Jenson Button: Pierre Gasly Bukti F1 soal Permainan Mental

Artikel sebelumnya

Jenson Button: Pierre Gasly Bukti F1 soal Permainan Mental

Artikel berikutnya

Generasi Z Lebih Menyukai Esports daripada Olahraga Tradisional

Generasi Z Lebih Menyukai Esports daripada Olahraga Tradisional
Muat komentar