Mercedes yakin tak akan ada konflik internal Bottas-Hamilton

Mercedes mengaku tidak khawatir soal tensi hubungan kedua pembalap mereka, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton, yang kini sama-sama bertarung memperebutkan gelar juara dunia Formula 1.

Mercedes yakin tak akan ada konflik internal Bottas-Hamilton
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 and Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Kimi Raikkonen, Ferrari SF70H
Toto Wolff, Executive Director Mercedes AMG F1, Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08

Ketika Hamilton kesulitan menjaga lajunya di balapan GP Rusia, Bottas justru berhasil merebut kemenangan perdananya di F1. Pembalap Finlandia itu pun sekarang hanya berjarak 10 poin di belakang rekan setimnya.

Meski mereka masih terfokus pada pemuncak klasemen, Sebastian Vettel, intensitas pertarungan antara ketiga pembalap tentunya akan semakin memanas sepanjang musim berjalan.

Tapi para pimpinan Mercedes mengaku yakin tidak akan merasakan adanya gesekan seperti yang pernah terjadi antara Hamilton dengan mantan rekan setimnya, Nico Rosberg.

Usai balapan GP Rusia, direktur non-eksekutif Mercedes, Niki Lauda, berkata: "Tidak, [hubungan] mereka sama sekali tidak tegang. Mereka masih baik satu sama lain, terutama karena orang Finlandia memang tidak banyak bicara.

"Ini berbeda, tidak sama seperti tahun lalu. Lewis bersikap profesional, dan rekan setimnya juga demikian. Jadi saya tidak melihat adanya masalah jika dia [Bottas] memenangi balapan kali ini.

"Mereka saling menghormati, itu yang paling penting."

Bos motorsport Mercedes, Toto Wolff, memprediksi akan adanya "pertarungan panas" antara kedua pembalapnya. Tapi ia merasa situasi yang timnya rasakan jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Saya pikir kita akan melihat pertarungan yang panas antara keduanya sepanjang musim berjalan," ucap Wolff.

"Lewis mengalami pekan yang mengecewakan, dan kami harus mencari solusi soal interaksi antara mobil, pembalap, dan ban.

"Hubungan antara dua pembalap juga masih erat. Lewis adalah pembalap pertama yang memberi selamat kepada Valtteri – yang meraih kemenangan perdananya. Jadi saya pikir itu menunjukkan bahwa mereka saling menghormati satu sama lain."

"Meski demikian, keduanya tetap seorang kompetitor. Mereka sama-sama berambisi memenangi balapan dan bertarung memperebutkan gelar juara. Tapi saya pikir itu tidak akan mempengaruhi hubungan dan dinamika keduanya. Tidak seperti saat Nico dengan Lewis, sekarang situasinya berbeda."

dibagikan
komentar
Palmer: Grosjean seharusnya "pakai otak" saat start GP Rusia

Artikel sebelumnya

Palmer: Grosjean seharusnya "pakai otak" saat start GP Rusia

Artikel berikutnya

Performa Force India seperti "keajaiban" - Perez

Performa Force India seperti "keajaiban" - Perez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Rusia
Lokasi Sochi Autodrom
Pembalap Lewis Hamilton , Valtteri Bottas
Tim Mercedes
Penulis Jonathan Noble