Mereka yang Boleh Tes dan Tidak di Abu Dhabi

Kontroversi mencuat di dalam tes rookie F1 di Abu Dhabi setelah FIA mengeluarkan pengecualian kepada sejumlah pembalap.

Mereka yang Boleh Tes dan Tidak di Abu Dhabi

Keberhasilan Renault melobi FIA agar mengizinkan pembalap veteran, Fernando Alonso, untuk tes sebelum kembali ke Kejuaraan Dunia Formula 1 pada 2021 membuat tim-tim rival juga melakukan hal yang sama.

Faktanya, tes tersebut ternyata hanya untuk pembalap yang turun tidak lebih dari dua balapan F1 musim ini. FIA juga mengizinkan tes bagi mereka yang tidak berlomba sepanjang 2020, meskipun jumlah lomba mereka sudah lebih daripada dua.

Aturan ini tentu bagus bagi Renault namun membuat marah tim-tim lainnya. Mereka berpikir Fernando Alonso, juara dunia F1 2005 dan 2006, diuntungkan secara tidak fair dibanding pembalap seperti Carlos Sainz, Daniel Ricciardo, dan Sebastian Vettel, yang akan berganti tim di F1 musim depan.

Ferrari dan Racing Point dikabarkan menjadi tim yang paling marah dengan aturan FIA ini. Mereka menyebut para pembalap yang sudah pengalaman justru boleh ikut tes sementara para rookie yang notabene butuh pengetahuan lebih, justru tidak diizinkan.

Berikut daftar nama-nama pembalap yang boleh ikut tes dan tidak di Abu Dhabi.

Diizinkan Tes

Fernando Alonso (39 tahun, 311 turun di F1)

Alonso akan kembali ke F1 bersama Renault tahun depan. Meskipun pembalap Spanyol itu sudah berlomba melebihi limit, ia tidak turun di F1 2020 sehingga boleh ikut tes.

Robert Kubica (36 tahun, 97 turun di F1)

Sebagai pembalap penguji dan cadangan (test and reserve driver), Kubica hanya turun empat kali latihan bebas (FP) musim ini bersama Alfa Romeo Racing. Ia tidak pernah lagi berlomba di F1 sejak meninggalkan Williams pada akhir 2019 sehingga boleh tes.

Sebastien Buemi (32 tahun, 55 turun di F1)

Meskipun sudah tidak turun di F1 sejak 2011, Sebastien Buemi tetap dipakai Red Bull untuk tes di simulator dan pengembangan mobil. Tidak turun di F1 2020, pria asal Swiss itu pun diizinkan tes.

Jack Aitken (25 tahun, 1 turun di F1)

Aitken menjadi anggota program pembalap muda Williams. Meskipun sudah turun musim ini, Aitken baru sekali menggantikan George Russell di GP Sakhir dan tidak lebih dari dua kali turun musim ini. Jadi, Aitken pun dibolehkan ikut tes.

Stoffel Vandoorne (28 tahun, 41 turun di F1)

Karena tidak diprogramkan untuk berlomba, pembalap cadangan Mercedes ini dimasukan dalam daftar tes. Namun, jika ia menggantikan Lewis Hamilton di GP Sakhir lalu, Vandoorne dipastikan tidak boleh ikut tes di Abu Dhabi.

Baca Juga:

Tidak Boleh Tes

Carlos Sainz (26 tahun, 117 turun di F1)

Meskipun jumlah lomba Carlos Sainz sudah banyak, karena ia turun penuh musim ini bersama McLaren, pembalap asal Spanyol itu tidak masuk kriteria boleh ikut tes di Abu Dhabi. Ferrari, timnya musim depan, terpaksa harus menunda tes bersama Sainz.

Sebastian Vettel (33 tahun, 256 turun di F1)

Racing Point berharap bisa melihat juara dunia empat kali (2010, 2011, 2012, 2013) itu menguji mobil mereka di Abu Dhabi. Sayang hal itu tidak bisa terjadi karena Vettel sudah turun satu musim penuh bersama Ferrari musim ini.

Daniel Ricciardo (31 tahun, 197 turun di F1)

Daniel Ricciardo pindah ke McLaren pada musim depan. Jadi, seharusnya tes ini ideal bagi Ricciardo untuk mengenal mobil barunya. Namun, McLaren sudah jauh hari menyebut tidak akan ikut tes di Abu Dhabi.

George Russell (22 tahun, 37 turun di F1)

Akhr musim dimanfaatkan tim-tim besar untuk menguji para pembalap muda mereka. Seharusnya, ini momen tepat bagi Mercedes untuk menguji George Russell jika tidak da larangan ini. Namun, Russell terpaksa gigit jari karena dua tahun terakhir ia turun penuh di F1.

dibagikan
komentar
Bottas: Saya Tak Merasa Bertanggung Jawab Bimbing Russell

Artikel sebelumnya

Bottas: Saya Tak Merasa Bertanggung Jawab Bimbing Russell

Artikel berikutnya

Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2020 Akhir Pekan Ini

Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2020 Akhir Pekan Ini
Muat komentar