Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Spanish GP

Mesin Diinspeksi Honda, Verstappen Terancam Kena Penalti Grid

Juara bertahan F1 terancam mendapat penalti grid karena inspeksi Honda pada mesinnya di GP Kanada tidak membawa kabar baik.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Max Verstappen bersiap-siap menghadapi berita buruk, dengan Honda mungkin segera mengonfirmasi bahwa ia telah kehilangan salah satu power unit Red Bull RB20-nya.

Kerusakan awal pada mesin yang dicopot dari mobilnya di Kanada, sedang diperiksa di markas besar Honda di Jepang, akan membuka peluang bagi Verstappen untuk segera menambahkan power unit ekstra ke dalam pool-nya.

Setelah dia menggunakan mesin pembakaran internal keempat sekaligus yang terakhir musim ini di Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu, risikonya penalti 10 grid jika mengambil satu lagi.

Penurunan ini bisa menjadi sangat signifikan, karena pembalap Red Bull ini akan terus bersaing ketat dengan McLaren untuk memperebutkan kemenangan di balapan.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

 

Kegagalan di Montreal

Situasi rumit Verstappen dipicu di Montreal awal bulan ini ketika pembalap asal Belanda itu terpaksa berhenti lebih awal pada latihan kedua karena diduga ada masalah dengan sistem pemulihan energinya.

Meskipun masalah tersebut tampaknya hanya masalah kelistrikan, ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat menyebabkan kerusakan lebih luas pada unit daya lainnya - terutama elemen mesin pembakaran internal.

Yang dijalankan di Kanada adalah instalasi baru (yang ketiga bagi Verstappen tahun ini) dan telah diperkenalkan pada pagi hari.

Masalah ERS mendorong Honda untuk mencabut mesin tersebut dari mobilnya dan menerbangkannya langsung ke Jepang, untuk dianalisis apakah mesin tersebut masih bisa diselamatkan dan dimasukkan kembali ke dalam pool atau sudah benar-benar mati.

Situasi terakhir, yang berarti Verstappen akan kehilangan seperempat jatahnya untuk tahun ini. Itu jadi alasan mengapa di Montreal, ia mengatakan khawatir akan konsekuensi di masa depan.

Baca Juga:

"Saya pikir lebih penting untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa implikasinya pada akhir pekan ini atau sisa tahun ini," ungkapnya.

Namun sudah lebih dari dua minggu sejak unit itu dibawa ke Jepang, tak ada berita positif sejauh ini. Tampaknya makin besar kemungkinan mesin pembakaran internal tidak dapat diselamatkan.

Seandainya tidak ada masalah yang muncul di awal pengetesan, maka hampir pasti mesin tersebut akan segera dipensiunkan dan dikembalikan ke Red Bull.

Dengan Red Bull kehilangan mesin Kanada karena inspeksi tersebut terus berlanjut, tim terpaksa memperkenalkan PU keempatnya di Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu - hanya untuk memberikan komponen yang cukup di pool untuk dijalankan tanpa kekhawatiran dalam latihan dan balapan yang akan datang.

Seperti yang dijelaskan oleh bos tim Red Bull, Christian Horner, "Kami memperkenalkannya ke dalam pool, sementara mesin Kanada telah dikembalikan untuk diperiksa ke Jepang."

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Foto oleh: Sam Bagnall / Motorsport Images

Konsekuensi penalti grid

Konfirmasi bahwa mesin tersebut tidak dapat digunakan lagi berarti Verstappen akan dipaksa untuk segera beralih ke power unit kelimanya - yang akan memicu penurunan 10 peringkat.

Faktanya, Horner sendiri telah menyatakan bahwa ia berpikir bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh timnya.

"Kami harus melihat bagaimana hal ini akan terjadi di balapan-balapan berikutnya, namun saya rasa tidak dapat dihindari bahwa kami akan menggunakan mesin berikutnya pada suatu saat nanti," katanya.

Red Bull tidak asing dengan penalti grid, dan mereka terkenal memilih untuk mengambilnya pada balapan yang lebih mudah menyalip - seperti Grand Prix Belgia di Spa-Francorchamps yang akan berlangsung sebelum jeda musim panas.

Verstappen telah menerima penalti grid di sana selama dua musim terakhir. Tahun lalu, ia menang dari grid P6, sementara pada 2022, ia meraih posisi pertama dari P14.

Tapi, dengan Red Bull tidak memiliki keunggulan performa seperti di masa lalu, mengulangi kemajuan dramatis seperti itu mungkin akan lebih sulit kali ini.

Penurunan grid untuk Verstappen akan menjadi berita bagus untuk McLaren dan Lando Norris, yang telah muncul sebagai tantangan paling konsisten bagi Red Bull sejauh ini.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Schumacher Akan Uji Mobil Alpine F1 ketika Tim Cari Pengganti Ocon
Artikel berikutnya Polisi Tak Temukan Pelanggaran Pidana dalam Surel yang Serang Mercedes

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia