Mick Schumacher Potensial, Russell Calon Juara Dunia

CEO Williams Racing Jost Capito menilai dua pembalap muda, Mick Schumacher dan George Russell, memiliki kelebihan masing-masing untuk menjadi bintang Kejuaraan Dunia Formula 1 di masa depan.

Mick Schumacher Potensial, Russell Calon Juara Dunia

Lewis Hamilton mampu mendominasi Formula 1 dalam beberapa tahun terakhir dengan merebut tujuh gelar juara dunia (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020). Namun, usia pembalap Tim Mercedes-AMG Petronas asal Inggris tersebut sudah 36 tahun.

Seperti juara dunia empat kali (2010, 2011, 2012, 2013) Sebastian Vettel (Aston Martin), 33 tahun, dan kampiun F1 dua kali (2005, 2006) Fernando Alonso (Alpine F1) yang sudah 39 tahun, Hamilton sudah memasuki masa-masa akhir kariernya di ajang balap jet darat.

Sederet pembalap muda sudah siap meneruskan mereka. Sebut saja tiga pembalap yang sama-sama berusia 23 tahun, yakni Max Verstappen (Red Bull Racing), George Russell (Williams Racing), dan Charles Leclerc (Scuderia Ferrari).

Di bawah mereka ada Mick Schumacher. Pembalap 21 tahun itu promosi ke F1 pada 2021 ini bersama Tim Haas setelah menjadi kampiun FIA Formula 2 2021.

Mick Schumacher yag akan melakukan debut F1 pada 2021 bersama Tim Haas F1 dinilai memiliki potensi besar.

Mick Schumacher yag akan melakukan debut F1 pada 2021 bersama Tim Haas F1 dinilai memiliki potensi besar.

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

“Mick Schumacher masih harus membuat fondasi kuat dan banyak belajar pada awal kariernya,” ujar Jost Capito, bos Williams, tentang putra legenda F1 yang juga juara dunia tujuh kali (1994, 1995, 2000-2004), Michael Schumacher, itu.

“Ia jelas memiliki potensi. Sangat matang dan dewasa untuk pembalap seusianya da juga profesional. Saya percaya Mick memiliki masa depan cerah di F1,” kata Capito seperti dikutip Motorsport-Total.com.

Bila Mick Schumacher nanti mampu bersaing untuk memenangi lomba secara konsisten, George Russell bakal menjadi salah satu lawan beratnya. Seperti Mick Schumacher, Russell masih menjadi pembalap Williams.

Tetapi, pembalap asal Inggris itu milik Mercedes. Karena itu, Russell sempat menggantikan Hamilton di GP Sakhir, Bahrain, tahun lalu. Banyak yang yakin Russell bakal segera ditarik Mercedes begitu Hamilton pensiun atau tidak lagi melanjutkan kontrak.

“Ketika menjadi pembalap Mercedes tahun lalu (finis P9 di Sakhir), kepercayaan diri Russell semakin berlipat,” kata Capito yang baru tahun ini akan bekerja sama dengan Russell. “Impresi saya terhadapnya sejauh ini bagus.”

Baca Juga:

Russell, menurut Capito, tipe pembalap yang menuntut, ingin tahu segalanya tetapi juga sangat terbuka. Capito menyebut dirinya dan Russell sedang membangun komunikasi yang saling menguntungkan.

Seperti Mick Schumacher, Russell sangat profesional untuk ukuran usianya. “Kita semua akan melihat Russell sebagai juara dunia F1 satu hari nanti. Saya yakin itu,” ujar Capito tentang pembalap yang sudah turun dalam 38 balapan F1 sejak musim 2019 tersebut.

Hingga kini belum diketahui apakah George Russell bakal bertahan atau tidak di Williams. Kontraknya akan habis pada akhir 2021 mendatang.

“Soal kontrak George Russell rasanya tergantung sejauh mana Williams berkembang sebagai tim sepanjang tahun ini. Juga penilaiannya soal mobil kami untuk F1 2022,” tutur Jost Capito.

dibagikan
komentar
Bos Ferrari Ungkap Kekurangan F1 Saat Ini

Artikel sebelumnya

Bos Ferrari Ungkap Kekurangan F1 Saat Ini

Artikel berikutnya

Berhenti Kembangkan VF-21, Haas Siap Tanggung Risiko

Berhenti Kembangkan VF-21, Haas Siap Tanggung Risiko
Muat komentar