Mick Schumacher Sempat Berpikir Bisa Lolos Q3 F1 GP Turki

Mick Schumacher telah mengamankan tempat di Q2 untuk kedua kalinya musim ini. Rookie Formula 1 dari Tim Haas itu lolos dengan baik di posisi ke-14 dalam kondisi sulit untuk balapan GP Turki.

Mick Schumacher Sempat Berpikir Bisa Lolos Q3 F1 GP Turki

Pembalap Haas F1 Mick Schumacher sebelumnya juga berhasil lolos dari kualifikasi pertama (Q1) Grand Prix (GP) Prancis di Sirkuit Paul Ricard, meski tidak dapat mengikuti Q2 setelah mengalami kecelakaan.

Di Istanbul Park, Schumacher mampu lagi menembus kualifikasi kedua GP Turki dengan menyingkirkan sejumlah rival, termasuk pembalap McLaren Daniel Ricciardo dan juga duo Alfa Romeo.

Pilot 22 tahun asal Jerman tersebut pada akhirnya menyelesaikan kualifikasi dengan baik, menghasilkan posisi start ke-14 untuk sesi balapan GP Turki yang akan berlangsung hari Minggu (10/10/2021) ini.

Ini berarti Mick Schumacher untuk kali ke-14 dalam 16 kesempatan pada Formula 1 musim ini berhasil mengungguli rekan setimnya di Haas, Nikita Mazepin, yang akan memulai race dari grid ke-19.

Baca Juga:

“Saya sangat senang dengan (hasil) ini. Saya bahkan sempat berpikir tentang dapat tempat di Q3,” kata Schumacher, yang berjarak 0,558 detik dari 10 besar Q2 atau batas zona lolos ke kualifikasi ketiga.

“Saya tahu ini mungkin sedikit oportunistik, namun itu akan menjadi peluang besar. Mobil terasa hebat dan kami melakukan semuanya dengan sangat baik sebagai sebuah tim. Saya benar-benar puas.”

Pada tahap awal kualifikasi, di mana Mick Schumacher sebenarnya secara konsisten berada di antara 15 pembalap tercepat dan membuktikan dirinya adalah salah satu pesaing untuk mengklaim posisi di Q2.

“Kami tahu punya peluang. Lap kedua saya sebelum waktu berakhir tidak buruk. Kami berada di urutan ke-15 untuk sementara waktu dan saya tahu masih ada kesempatan memperbaikinya,” tuturnya.

Mick Schumacher, Haas F1

Mick Schumacher, Haas F1

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

“Saya pikir kami benar-benar sukses memanfaatkan lap terakhir itu. Saat saya melewati garis finis, saya mendengar Gary (Gannon, teknisi Schumacher) di radio dan saya mendengar semua kegembiraan di garasi. Saya tahu itu pasti karena kami berada dalam posisi yang baik.”

Kemudian dalam Q2, Schumacher berani menargetkan posisi di 10 besar untuk beberapa lama, sampai Yellow Flag keluar. “Mengingat bahwa George (Russell) melakukan kesalahan di tikungan terakhir dan dia sangat cepat , saya tidak tahu seberapa tinggi posisi saya,” katanya.

“Tetapi saya pikir lap terakhir saya bisa 0,2 hingga 0,3 detik lebih cepat. Saya berbicara tentang catatan sendiri, karena saya tidak tahu bagaimana pembalap lainnya dengan dinamika yang terjadi di trek.

“Saya tidak tahu apakah Q3 akan mungkin, namun Yuki (Tsunoda) nyaris tidak berhasil melewatinya dan kami hampir berada di level yang sama dalam Q2, jadi mungkin itu tak terlalu jauh. Di sisi lain, ban mulai habis, jadi mungkin kami tidak melakukan lompatan yang diharapkan.”  

dibagikan
komentar
Valtteri Bottas Tak Diminta Melambat untuk Bantu Lewis Hamilton

Artikel sebelumnya

Valtteri Bottas Tak Diminta Melambat untuk Bantu Lewis Hamilton

Artikel berikutnya

Duo McLaren Menganalisis Sumber Kesulitan di F1 GP Turki

Duo McLaren Menganalisis Sumber Kesulitan di F1 GP Turki
Muat komentar