Mimpi Valtteri Bottas Ikuti Race of Champions Akan Terwujud

Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas, bisa mewujudkan mimpinya turun di Race of Champions dengan mewakili Finlandia dan pertarungan individu.

Mimpi Valtteri Bottas Ikuti Race of Champions Akan Terwujud

Bottas bakal mencoret salah satu daftar dalam bucket list miliknya dengan melakukan debut di Race of Champions pada 2022.

Itu merupakan gelaran paling populer di motorsport, karena pembalap dari berbagai kategori berkumpul dalam trek yang telah dirancang khusus.

Pada 2022, Race of Champions bakal dilangsungkan di Pitea, Swedia. Kompetisi akan berlangsung di Laut Baltik, di gelanggang es khusus.

Bottas juga akan berada di sana, dan pada hari pertama bakal berkompetisi di ROC Nations Cup mewakili Finlandia bersama rekan senegaranya. Pada hari kedua, ia juga akan memulai dalam pertarungan individu.

Setelah akhir musim Formula 1 2021, Valtteri Bottas akan meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan Alfa Romeo.

Namun, sebelum pembalap 32 tahun itu mengakhiri kariernya, ia bisa mewujudkan salah satu mimpinya dan mengikuti Race of Champions. “Ini pertama kalinya saya mengikuti lomba ini,” kata Bottas.

“Saya selalu ingin melakukannya, tetapi ada masalah dengan kalender atau tempat atau waktunya.

“Kali ini, gelaran ini berlokasi tak jauh dari Finlandia, di mana saya akan berada di sana pada musim dingin. Jadi, saya dapat mengikuti ini dan akan sangat menyenangkan untuk berkendara di atas es dan salju.”

Baca Juga:

Kondisi yang dingin serta trek yang licin akan menguntungkan para pembalap reli. Tapi, Bottas sendiri memiliki pengalaman reli dan tak merasa dirugikan dengan event yang akan diikutinya untuk pertama kali.

Finis keenam dalam Reli Arctic Lapland 2021, Valtteri Bottas finis ketiga secara beruntun dalam 10 Special Stage (SS) yang diperlombakan.

Jadi, pembalap 32 tahun itu berharap pengalamannya melibas trek salju dan kemampuannya mengendalikan mobil di trek licin bisa membawanya tampil impresif di Race of Champions.

“Saya tidak merasa itu akan menjadi kerugian karena saya orang Finlandia dan saya telah berpartisipasi dalam beberapa reli dan beberapa kali mengikuti Reli Arctic. Saya pikir itu akan berguna,” ujarnya.

“Jelas, pembalap yang berkendara di sirkuit permanen memiliki keuntungan besar larena kami telah mempelajari trek, itu sedikit lebih alami bagi kami daripada pembalap reli.

“Kita lihat saja, tapi pastinya balapan akan berlangsung cepat. Ini semua tentang kesenangan.”

Valtteri Bottas, Timo Rautiannen, Citroën DS3 WRC

Valtteri Bottas, Timo Rautiannen, Citroën DS3 WRC

dibagikan
komentar
Jadwal Balapan Pekan Ini: F1, MXGP sampai Penentuan Juara DTM
Artikel sebelumnya

Jadwal Balapan Pekan Ini: F1, MXGP sampai Penentuan Juara DTM

Artikel berikutnya

Lance Stroll Punya Pengalaman Indah di GP Turki

Lance Stroll Punya Pengalaman Indah di GP Turki
Muat komentar