Mur Pengikat Ban Mobil Bottas Masih Tak Bisa Dilepas

Mercedes akan membawa W12 milik Valtteri Bottas ke pabrik Brackley di Inggris, untuk melepas mur pengikat ban usai bencana pit stop dalam F1 GP Monako.

Mur Pengikat Ban Mobil Bottas Masih Tak Bisa Dilepas

Bottas tengah menduduki posisi kedua, selisih lima detik di belakang pemimpin balapan, Max Verstappen, ketika pembalap Finlandia itu masuk pit pada Lap 30.

Namun, apes baginya. Wheel gun Mercedes tidak dapat melepas ban depan bagian kanan dari mobil Bottas, membuatnya terjebak di pit. Dan terlepas upaya maksimal, sang pembalap harus mengakhiri lomba lebih awal.

“Jika kami tidak menggunakan pit stop gun dengan benar pada mur, maka itu dapat merusak permukaan penggerak mur,” kata Direktur Teknik Mercedes, James Allison.

“Kami menyebutnya pemesinan mur. Ini seperti ketika Anda mengambil kepala obeng, dan Anda tidak memasangnya secara tepat.

“Anda mulai menyelesaikan bagian depan dari slot obeng, dan kemudian Anda tidak dapat melepaskan sekrup karena Anda tidak lagi memiliki bagian depan yang bisa digunakan.

“Hal yang sangat mirip terjadi dengan mur pit stop kami. Pit stop gun mulai berputar dan memotong permukaan kemudi dari mur pengikat ban.

“Walau kuatnya pit stop gun, Anda hanya bisa mengarahkan mur ke tempat di mana tidak ada yang tersisa untuk dipegang, dan itulah yang kami alami.”

Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas, saat mengalami masalah pit stop di F1 GP Monako 2021.

Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas, saat mengalami masalah pit stop di F1 GP Monako 2021.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Allison mengungkapkan, Mercedes hingga kini tak dapat melepaskan mur roda dari mobil. Dibutuhkan bor berkekuatan tinggi untuk melakukan pelepasan itu di pabrik.

“Kami akhirnya tidak melepaskan roda. Mur itu masih terpasang dengan roda di garasi kami,” kata Allison.

“Itu harus digiling. Dikeluarkan dengan keras untuk memotong sisa-sisa mur roda. Kami akan melakukannya di pabrik.”

Baca Juga:

Kegagalan finis Bottas sekaligus membuang peluang Mercedes naik podium di Monako. Apalagi setelah Lewis Hamilton hanya finis ketujuh.

Red Bull mengambil alih puncak klasemen sementara pembalap serta konstruktor, dengan Verstappen unggul 4 poin atas Hamilton.

“Kami perlu meninjau desain. Kami perlu meninjau material mur roda kami, karena mekanik yang mengoperasikan mur roda harus melakukannya dengan cara yang tidak dapat Anda matikan dengan mesin,” kata Team Principal, Toto Wolff.

“Dan faktanya, seorang mekanik yang melakukannya adalah salah satu yang terbaik, dan salah satu yang terkuat dalam hal kecepatan ʼ, yang dimiliki tim.

“Jadi, selalu ada hal-hal yang datang bersamaan. Tidak pernah salah seseorang, selalu disebabkan banyak faktor.”

Detail mur pengikat ban pada mobil Mercedes W12.

Detail mur pengikat ban pada mobil Mercedes W12.

Foto oleh: Giorgio Piola

Desain Mur Pengikat Ban Mercedes

Desain mur roda pada Mercedes (gambar di atas) tidak seperti yang dipasang pada mobil versi jalan raya.

Sebaliknya, didesain khusus dan berbentuk kubah. Desainnya terdiri dari dua ekstensi vertikal yang ditangkap oleh wheel gun untuk memutar mur dan melepasnya.

Ekstensi inilah yang dimatikan selama Bottas pit stop dan juga berarti pit stop gun tidak bisa melepas mur pengikat ban tersebut.

dibagikan
komentar
Motif Tersembunyi di Balik Restrukturisasi Teknisi Top Mercedes
Artikel sebelumnya

Motif Tersembunyi di Balik Restrukturisasi Teknisi Top Mercedes

Artikel berikutnya

Sainz Layak Dapat Podium di Monako

Sainz Layak Dapat Podium di Monako
Muat komentar