Netflix Akan Pertimbangkan Beli Hak Siar F1

Penyedia layanan media streaming digital, Netflix, bakal mempertimbangkan tawaran untuk menyiarkan langsung Formula 1, jika ajang balap jet darat dijual lagi.

Netflix Akan Pertimbangkan Beli Hak Siar F1

Dengan layanan streaming yang makin terlibat dalam penawaran terhadap tayangan televisi tradisional untuk hak siaran langsung, ada spekulasi bahwa pola penyiaran F1 dapat berubah pada jangka panjang.

Baru-baru ini, Amazon mencapai kesepakatan untuk menyiarkan streaming pertandingan sepak bola dan tenis secara eksklusif, sebagai upaya menarik minat penonton di luar film serta serial.

F1 pun dinilai menjadi salah satu opsi olahraga balap yang logis untuk meningkatkan jumlah penonton. Hal ini juga telah dibuktikan lewat kesuksesan Formula 1: Drive to Survive yang tayang di Netflix.

Kendati menikmati kesuksesan dari serial dokumenter tersebut, manajemen Netflix rupanya lebih berhati-hati perihal area jangkauan siaran yang menjauh dari inti tradisionalnya.

Secara khusus, skeptis tentang keinginan untuk menyiarkan berita atau siaran langsung olahraga, karena tak ada jaminan produk akhir akan cukup baik. Karenanya muncul keinginan kontrol penuh atas konten apa pun yang dihasilkan.

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Der Spiegel, CEO Netflix, Reed Hastings mengatakan: “Berita pada dasarnya bersifat politis, dan sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain.

“Sulit untuk menghasilkan berita sebagai perusahaan yang beroperasi secara global tanpa membuat musuh. Jauh lebih mudah bagi orang lain yang hanya melayani pasar regional.

“Selain itu, kami membuat hiburan dan bukan jurnalisme, yang harus memiliki standar tertentu dan mengikuti pedoman etika. Kami juga menjauhkan tangan kami dari (siaran) olahraga langsung.”

Drivers group photo with the 2022 F1 car

Drivers group photo with the 2022 F1 car

Foto oleh: Liberty Media

Hastings menuturkan, bahwa satu-satunya cara Netflix akan mempertimbangkan untuk mendukung siaran langsung olahraga adalah jika memiliki seluruh platform, seperti yang dilakukan Liberty Media dengan F1 saat ini.

Saat disinggung lebih jauh, Hastings mengungkapkan, jika Formula 1 benar-benar dijual lagi, maka Netflix akan mempertimbangkan tawaran dengan serius untuk membeli hak siar balap jet darat.

“Dengan siaran olahraga, kami tidak memiliki kendali atas sumbernya. Kami tidak memiliki Bundesliga, yang dapat membuat kesepakatan dengan siapa pun yang diinginkannya,” ucapnya.

“Namun kontrol semacam ini akan menjadi prasyarat bagi kami untuk dapat menawarkan kesepakatan yang aman kepada pelanggan kami.

“Beberapa tahun lalu, hak (komersial) Formula 1 dijual. Saat itu, kami tidak termasuk penawar. Hari ini, kami akan memikirkannya.”

Baca Juga:

Sementara platform streaming internasional, seperti Netflix dan Amazon telah dikaitkan dengan kesepakatan global F1 karena jangkauannya, sifat kontrak siaran membuat kontrak di seluruh dunia sangat sulit untuk direalisasikan.

Berbicara awal tahun ini, Director of Media Rights F1, Ian Holmes menjelaskan, bahwa pihaknya mengharapkan kontrak siaran di masa depan tetap berdasarkan wilayah per wilayah.

“Amazon sebagai bisnis, dan itu sama dengan Apple, Netflix, mereka ada di seluruh dunia, tetapi mereka tidak membeli hak di seluruh dunia,” kata Homes kepada Motorsport.com.

“Jadi, mereka mungkin memiliki ajang balap yang tersedia di satu negara, tapi tidak di negara lain.”

dibagikan
komentar
Jadwal Balapan Pekan Ini: F1 GP Rusia dan WSBK Spanyol

Artikel sebelumnya

Jadwal Balapan Pekan Ini: F1 GP Rusia dan WSBK Spanyol

Artikel berikutnya

Kembali Balapan, Kimi Raikkonen Ingin Raih Hasil Positif di Sochi

Kembali Balapan, Kimi Raikkonen Ingin Raih Hasil Positif di Sochi
Muat komentar