Nomor #1 di Mobil Max Verstappen Beri Red Bull Kekuatan Ekstra

Prinsipal Tim Red Bull Racing Christian Horner mengungkapkan bila nomor #1 pada mobil Max Verstappen telah mendongkrak motivasi timnya pada F1 2022.

Nomor #1 di Mobil Max Verstappen Beri Red Bull Kekuatan Ekstra

Max Verstappen sudah tidak sabar lagi untuk segera mengendarai sasis #1 Red Bull Racing RB18 pada lomba sesungguhnya di Kejuaraan Dunia Formula 1 2022. Sesuai regulasi, nomor mobil #1 hanya berhak dipakai oleh sang juara dunia saat ia menjalani musim untuk mempertahankan gelar.

Menariknya, kali terakhir mobil #1 di Formula 1 terlihat pada 2014. Saat itu, Sebastian Vettel menjadi pembalap terakhir yang memakainya dan juga saat berseragam Red Bull.

Seperti diketahui, sejak regulasi nomor pembalap diperbarui, mulai tahun 2014 para pembalap F1 harus memilih nomor yang akan dipakainya sepanjang berkarier di ajang balap jet darat tersebut.

Khusus untuk juara dunia, ia berhak memakai #1 atau memilih nomor permanen yang dipilihnya sejak regulasi berlaku. Usai regulasi 2014 berlaku, Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas) selalu memakai nomor permanennya, 44, meskpun saat statusnya juara bertahan.

Christian Horner, Team Principal Red Bull Racing, Sergio Perez, Red Bull Racing

Christian Horner, Team Principal Red Bull Racing, Sergio Perez, Red Bull Racing

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Nomor permanen seorang pembalap itu baru bisa dipakai oleh orang lain setelah pemilik nomor mundur lebih dari dua tahun. Jadi, pembalap debutan F1 2022 Guanyu Zhou tidak boleh memakai nomor yang sudah pernah dipakai pada musim 2020 dan 2021.

Terkait dipakainya #1 oleh Verstappen mulai F1 musim 2022, bos Red Bull Christian Horner mengaku adanya efek katalis terkait sukses pembalapnya merebut gelar sehingga berhak memakai nomor tersebut.

“Menempelkan nomor satu di mobil setelah semua kerja keras yang kami lalui musim lalu, saat bersaing keras pada 2021, kini saatnya kami memastikan agar nomor tersebut bisa bertahan di mobil kami karena itu mampu menambah energi setiap anggota tim,” katanya.

“Anda bisa lihat efeknya pada langkah setiap orang di tim ini, membuat orang percaya diri dan itu sangat penting dalam olahraga. Bukan bermaksud sombong, tetapi percaya diri. Saya kira itulah yang selama ini mampu menjalankan organisasi ini.”

Red Bull menyelesaikan tes pramusim selama tiga hari di Barcelona, Spanyol, dengan melibas total 258 lap. Waktu terbaik dibuat Sergio Perez pada hari terakhir, Jumat (25/2/2022) sore.

Baca Juga:

Horner mengaku optimistis terkait peluang timnya seraya menyebut “start dengan dorongan” sambil menyebut Red Bull sudah siap mengantisipasi persaingan dengan Mercedes dan mungkin ditambah tim-tim seperti Scuderia Ferrari dan McLaren.

“Sejauh ini sungguh luar biasa rasanya bisa kembali ke trek. Mobil-mobil (sesuai regulasi) baru ini sangatlah berbeda. Untuk saat ini, kami sudah mendapatkan banyak data dari RB18. Karakternya seperti harapan kami,” tutur Horner.

Setelah Barcelona, tes pramusim berikutnya akan digelar di Sirkuit Sakhir, Bahrain, pada 10-12 Maret. Adapun F1 GP 2022 akan dimulai dengan Grand Prix Bahrain pada 20 Maret.

“Inilah yang ingin dilihat setiap orang. Anda akan melihat para pembalap terbaik di dunia, bersaing wheel-to-wheel. Saya kira Ferrari bisa di sana (papan atas) tahun ini. McLaren juga terlihat kuat. Jadi, saya rasa akan ada beberapa kandidat (juara) nantinya,” ucap Horner.

“Jangan lupakan juga George Russell (pembalap baru Mercedes). Saya kira ia juga akan menjadi komponen kunci dalam persaingan perebutan gelar nanti.”

dibagikan
komentar

Lebih Banyak Balapan di 2021, F1 Cetak Laba Rp359 Miliar

Lando Norris Nilai Tes F1 Barcelona Tak Sempurna untuk McLaren