Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 British GP

Norris Urung Tuntut Permintaan Maaf Verstappen

Pembalap McLaren F1, Lando Norris, mengakui bahwa perselisihan dengan Max Verstappen di GP Austria sudah selesai.

Lando Norris, McLaren F1 Team

Lando Norris mundur dari tuntutannya agar Max Verstappen mengakui kesalahan atas tabrakan mereka di Austria dan meminta maaf. Sekarang, ia memilih berdamai.

Kedua pembalap tersebut bertabrakan akhir pekan lalu di Spielberg saat memperebutkan posisi terdepan, membuat keduanya kehilangan kesempatan untuk meraih kemenangan. Para steward lantas menghukum Verstappen karena menyebabkan insiden itu.

Norris menyebut Verstappen "sembrono, bodoh, dan putus asa" beberapa jam selepas balapan dan menuntut agar ia mengakui kesalahannya.

Ketika sirkus F1 bergulir ke Silverstone empat hari kemudian, wakil tuan rumah itu mengonfirmasi bahwa keduanya telah berbicara sejak insiden hari Minggu. Ia telah mengubah pandangannya dan tidak lagi merasa perlu meminta maaf.

"Sejujurnya saya tidak merasa dia perlu meminta maaf, beberapa hal yang saya katakan di media setelah balapan lebih karena saya merasa frustrasi saat itu," kata Norris menjelang balapan di kandang.

"Banyak adrenalin, banyak emosi, dan saya mungkin mengatakan beberapa hal yang tidak saya yakini, terutama di akhir pekan.

Baca Juga:

"Itu adalah insiden yang cukup menyedihkan dalam hal apa yang mengakhiri kedua balapan kami, itu tidak seperti kontak yang jelas. Itu mungkin salah satu kontak terkecil yang bisa Anda alami, tetapi dengan konsekuensi yang cukup mengerikan bagi kami berdua, terutama bagi saya sendiri.

"Sebagai ulasan, balapan yang bagus, terkadang sangat dekat dengan batas, tetapi kami telah membicarakannya, dan kami berdua senang bisa membalap lagi."

Norris menambahkan bahwa para pembalap, yang merupakan teman di luar lintasan, tidak perlu mengubah terlalu banyak pendekatan mereka di masa depan, meskipun ia mencatat bahwa mungkin ada tindakan yang bisa dilakukan oleh kedua pembalap untuk menghindari insiden tersebut.

Namun, ia menunjukkan bahwa FIA harus menegakkan kembali peraturan mengenai pengereman mendadak, karena Norris mencatat bahwa hal itu dapat menciptakan insiden lebih besar.

"Ini adalah hal yang rumit. Max tidak akan ingin crash, ia tidak akan ingin merusak balapan dan peluangnya sendiri," tambah Norris.

"Jadi saya pikir ada beberapa hal yang harus saya lakukan dengan sedikit berbeda, tetapi pada akhirnya saya tidak berpikir dia akan berubah terlalu banyak. Saya rasa saya tidak perlu banyak berubah.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, battles with Lando Norris, McLaren MCL38

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, battles with Lando Norris, McLaren MCL38

Photo by: Andy Hone / Motorsport Images

"Kami pasti bisa menghindari kecelakaan itu, karena ada sesuatu yang bisa saya lakukan dan pada dasarnya menggunakan lebih banyak kerb, tetapi ada beberapa hal dari kedua sisi yang saya yakin ingin kami lakukan dengan lebih baik, dengan cara yang sedikit berbeda.

"Namun secara keseluruhan, saya pikir, menghindari insiden karena bergerak di bawah pengereman mungkin merupakan bagian terbesarnya. Itu bisa dengan mudah menjadi insiden yang berasal dari hal seperti itu, dan saya pikir itu adalah sesuatu yang harus kami waspadai.

Lando Norris, McLaren MCL38, retires in the pit lane after contact with Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, whilst battling for the lead

Lando Norris, McLaren MCL38, retires in the pit lane after contact with Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, whilst battling for the lead

Photo by: Zak Mauger / Motorsport Images

"Itu hanya sesuatu untuk masa depan dan sesuatu yang perlu disadari oleh para steward, bahwa ada sesuatu yang bisa dengan mudah terjadi. Jadi saya pikir pada titik tertentu Anda harus bertahan, Anda harus agresif, dan itu tidak apa-apa.

"Dan akan ada satu titik di mana ada batasnya dan saya pikir itu hanya perlu didefinisikan dengan cara yang sedikit lebih baik."

Lando Norris telah mundur dari tuntutannya agar Max Verstappen mengakui kesalahan atas tabrakan mereka di Austria dan sekarang tidak berpikir bahwa pembalap Red Bull tersebut perlu meminta maaf.

Watch: View from the Paddock - F1 British Grand Prix Thursday Update

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Jadwal F1 GP Inggris: Verstappen Sulit Menang di Silverstone
Artikel berikutnya Abaikan Kritik, Verstappen Cuma Peduli Persahabatan dengan Norrris

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia