Norris: Mesin Mercedes Bisa Tingkatkan Performa McLaren

Lando Norris yakin power unit Mercedes bisa meningkatkan performa McLaren dan bisa tampil lebih konsisten.

Norris: Mesin Mercedes Bisa Tingkatkan Performa McLaren

McLaren memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Renault dan bereuni dengan Mercedes usai tujuh tahun berpisah. Kesepakatan dengan pabrikan Jerman itu bakal berlangsung hingga 2024.

Kerja sama antara McLaren dan Mercedes sebagai pemasok mesin sebelumnya pernah terjadi antara 1995-2014. Selama periode itu, tim yang berbasis di Woking, Inggris tersebut berhasil mengemas tiga gelar.

McLaren dipaksa untuk menggunakan dua token demi memodifikasi mobil agar mesin baru cocok dengan sasis MCL35. Norris mengatakan, ia tidak berpikir power unit baru akan menambah masalah, tapi sebaliknya akan memberi peningkatan kinerja.

“Saya pikir secara keseluruhan, ini paket yang lebih baik. Tenaganya lebih besar, dan mesin lebih kuat. Ini adalah paket yang sedikit lebih andal. Jadi, secara keseluruhan ada banyak hal positif tentang mesin itu,” ucapnya.

“Saya tidak tahu pasti tentang segalanya, jadi saya yakin mungkin ada beberapa hal negatif di sana. Kami juga memiliki hubungan yang baik dengan Renault, jadi semuanya sangat mulus sekarang dan kami telah mengenal mereka, dan akan ada banyak hal baru.”

Bersama Renault, McLaren mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir usai kesulitan ketika menggunakan mesin Honda pada 2015-2017.

“Saya yakin ada beberapa hal yang harus kami pahami pada power unit Mercedes. Tentu saja mekanik dan teknisi akan melakukan pekerjaan dengan baik dalam transisi itu untuk mencoba memahami mesin baru,” kata Norris.

“Akan ada beberapa hal yang sedikit rumit, tapi paket secara keseluruhan seharusnya lebih baik. Itu memberi kami kepercayaan diri untuk bersaing di barisan terdepan.”

Baca Juga:

McLaren akan menjadi tim keempat yang menggunakan power unit Mercedes di Formula 1, bergabung dengan Williams dan Aston Martin, serta tim pabrikan itu sendiri.

Perubahan ini diharapkan dapat melanjutkan performa bagus sepanjang tahun lalu dengan mengakhiri musim di urutan ketiga klasemen konstruktor. McLaren juga berharap dapat memperjuangkan podium di setiap balapan dengan mesin Mercedes.

Norris telah berbicara tentang kesulitan yang dialaminya saat memahami MCL35, yang sebagian besar akan digunakan pada 2021, dengan sebutan MCL35M. Namun, kerja keras McLaren untuk membuat sasis mobil lebih baik akan menghasilkan performa lebih besar.

“Memiliki mobil yang rumit, berarti kami harus terus bekerja keras tapi tetap ada hal positif dan negatif. Masih banyak yang perlu kami perbaiki hingga akhir 2021,” ucapnya.

“Saya rasa hal baik datang setelah banyak hal buruk terjadi pada mobil. Anda berusaha memperbaikinya dan mencoba mengubahnya hal negatif menjadi positif. Itu akan membuat mobil lebih cepat. Itu hal yang baik.”

Tiga tahun bersama Honda, mobil McLaren menjadi salah satu yang terburuk. Tetapi, usai perubahan besar pada mobil dan juga manajemen, mereka mulai kembali menunjukkan tajinya.

Norris mengatakan, bahwa McLaren sudah bekerja di arah yang tepat dan sudah memahami bagaimana mengatasi masalah pada mobil dengan cepat.

“Dalam dua atau tiga tahun terakhirm tim sangat lambat. Meski Anda menghabiskan banyak uang, tidak mudah bagi para teknisi memahami segalanya dengan tepat,” ujarnya.

“Kami terus berkomunikasi dengan pabrikan dan departemen pengembangan aerodinamika, dan semacamnya. Semua orang di pabrikan juga terus bekerja keras dan membangun mobil untuk tahun depan.”

dibagikan
komentar

Video terkait

Pemerintah Victoria Jamin GP Australia Tidak Akan Batal

Artikel sebelumnya

Pemerintah Victoria Jamin GP Australia Tidak Akan Batal

Artikel berikutnya

Szafnauer Akui Transisi Racing Point ke Aston Martin Sulit

Szafnauer Akui Transisi Racing Point ke Aston Martin Sulit
Muat komentar