Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Esteban Ocon Kecewa Masa Depan F1 GP Prancis Belum Jelas

Pembalap Alpine, Esteban Ocon, mengaku kecewa masa depan Grand Prix Prancis dalam kalender balap Formula 1 belum jelas.

Gianpiero Lambiase, Race Engineer, Red Bull Racing, Lewis Hamilton, Mercedes, 2nd position,Max Verstappen, Red Bull Racing , 1st position, and Sergio Perez, Red Bull Racing, 3rd position, on the podium

Pada 2018, GP Prancis kembali ke kalender balap F1 setelah 10 tahun absen, dengan Paul Ricard menggantikan Magny-Cours sebagai tuan rumah ajang balap jet darat.

Tapi setelah menggelar empat edisi, pada 2020 balapan di sana terpaksa dibatalkan akibat pandemi Covid-19. Kabar buruk tersiar. Lomba pada 24 Juli 2022 bisa menjadi gelaran F1 terakhir di sana karena kontrak belum juga diperpanjang.

Pemegang hak komersial F1, Liberty Media, ingin terus memperluas kalender, dengan membawa ajang balap jet darat ke seluruh dunia. Itu telah dibuktikan oleh di mana ada tiga balapan di Amerika Serikat, dengan Austin, Miami dan Las Vegas.

Tempat-tempat terpencil Le Castellet dan GP Belgia di Spa-Francorchamps, juga berjuang untuk memperbarui kontrak. Namun, proposisi komersial di sana kurang menarik untuk Liberty Media, meski punya hubungan historis dengan kejuaraan dunia.

Semakin kecil ruang dalam kalender, baik Prancis dan Belgia bisa menjadi tuan rumah secara bergantian setiap tahunnya, atau hilang sama sekali.

Ocon yang berlaga di GP Prancis pada 2018 dan 2021, merasa sangat kecewa dengan masa depan balapan kandangnya.

Fernando Alonso, Alpine F1, dan Esteban Ocon, Alpine F1, dalam parade pembalap

Fernando Alonso, Alpine F1, dan Esteban Ocon, Alpine F1, dalam parade pembalap

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

“Saya mengikuti diskusi yang sedang berlangsung dengan jelas dan melihat bagaimana itu terjadi. Tetapi ya, itu tidak terlihat terlalu bagus,” kata Ocon selepas melakoni Grand Prix Monako.

“Jelas ini sangat mengecewakan. Saya telah menjalani karir muda saya ketika Grand Prix Prancis tidak ada dalam kalender.

“Kemudian itu kembali, dan saya sangat beruntung dan sangat beruntung bisa balapan di sana. Kami memilikinya tahun ini, dan kami akan menikmatinya sepenuhnya.”

Selain itu, masa depan GP Monako juga terancam setelah dianggap tak memiliki daya tarik tinggi ketika balapan di sana. Padahal, ini merupakan salah satu trek tertua dan memiliki nilai sejarah tinggi bagi Formula 1.

Esteban Ocon menyarankan F1 untuk mempertahankan dan melestarikan beberapa balapan paling bersejarah di olahraga ini.

“Saya pikir ada negara-negara yang kami perlukan untuk berlomba,” ujarnya.

“Prancis adalah salah satu dari negara itu. Belgia juga termasuk di dalamnya, dan Monaco meurpakan bagian peting dari itu.

“Kami harus memberi tahu Anda tentang balapan yang spesial bagi kami dan lihat apa yang kami lakukan dengan trek-trek itu.”

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Berapa Penurunan Bobot Pembalap F1 Selepas Balapan?
Artikel berikutnya Binotto Temukan Kemiripan Leclerc dan Gilles Villeneuve

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia