Otoritas F1 GP Austria Mulai Lepas 39 Ribu Tiket

Dua balapan Formula 1 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, tahun ini bisa disaksikan langsung penonton dengan jumlah terbatas.

Otoritas F1 GP Austria Mulai Lepas 39 Ribu Tiket

Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, untuk musim kedua beruntun akan menggelar dua balapan Formula 1. Namun, gelaran tahun ini, Grand Prix Styria (27 Juni) dan Grand Prix Austria (4 Juli) akan berbeda dibanding tahun lalu.

Jika pada F1 2020 lalu tidak ada penonton yang bisa menyaksikan langsung di Spielberg, tahun ini maksimal 39 ribu tiket untuk dua balapan mulai dijual lewat Motorsport Tickets, anak perusahaan Red Bull selaku pemilik sirkuit.

Penasihat Red Bull, Helmut Marko, yang merupakan salah satu pencetus digelarnya dua balapan Formula 1 di Spielberg tahun lalu, sangat yakin pihaknya kali ini akan mampu menggelar balapan yang sempurna dengan konsep higienis yang sesuai dengan protokol Covid-19 ketat.

“Seluruh tribune akan dilengkapi pintu masuk dan keluar masing-masing. Ini berarti, setiap grandstand merupakan sebuah unit tersendiri dan tidak bisa berhubungan dengan tribune lain,” ucap Marko seperti dikutip Motorsport.com dari saluran YouTube Formel1.de.

Marko menyebut Red Bull sudah membuktikan mampu menggelar dua lomba pada 2020 lalu dengan baik. Mereka mengorganisasi balapan dengan efektif lewat tes bersertifikat dengan mengikuti regulasi dari otoritas setempat maupun kementerian terkait di Austria.

Valtteri Bottas, Mercedes F1 W11 EQ Performance, saat turun di F1 GP Styria 2020 di Red Bull Ring, Spielberg, Austria.

Valtteri Bottas, Mercedes F1 W11 EQ Performance, saat turun di F1 GP Styria 2020 di Red Bull Ring, Spielberg, Austria.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Jumlah maksimal tiket yang dijual mencapai 39 ribu. Sejak 19 Mei lalu, otoritas di Austria sudah mengizinkan maksimal 3 ribu penonton menyaksikan sebuah acara di tempat terbuka.

Untuk akhir pekan lomba pertama, GP Styria, area penonton akan disebut divisi yang terbagi ke dalam 13 sektor dengan tiga ribu penonton per sektor.

“F1 ajang yang sangat penting dan prestisius bagi Austria. Area (sirkuit untuk F1) di Spielberg cukup luas,” ucap Kanselir Austria Sebastian Kurz.

“Yang pasti, semua pihak harus menemukan solusi yang tepat agar bagaimana standar keselamatan (terkait Covid-19) bisa terpenuhi di satu sisi tetapi penyelenggara balapan bisa tetap menggelar acara dengan baik dan nyaman.”

Aturan soal kelonggaran maksimal tiga ribu penonton di ruangan terbuka pada dasarnya baru bisa diterapkan mulai 1 Juli. Mengacu hal tersebut, berarti baru di GP Austria penonton bisa datang langsung.

“Tanggal 25 Juni (awal GP Styria) memang bukan 1 Juli. Tetapi ini bisa dibicarakan lebih lanjut. Melihat luasnya area dan konsep bagus dari penyelenggara membuat saya yakin dua balapan ini bisa disaksikan penonton,” kata Kurz.

Baca Juga:

Untuk penonton yang ingin menyaksikan dua lomba langsung tanpa harus pulang, Helmut Marko menjelaskan mereka bisa sekalian berlibur di sana. Pemandangan indah Styria dan sederet fasilitas berbintang sudah tersedia di sekitar Sirkuit Red Bull Ring.

Marko juga tidak yakin larangan pesawat dari Inggris mendarat, yang efektif berlaku mulai 1 Juni, bisa mengancam rencana menggelar dua balapan di Austria dengan penonton terbatas.  

Tiket untuk dua lomba F1 di Austria – yang akan memiliki grandstand tambahan di tengah trek untuk visualiasasi lebih bagus – dijual mulai 118 euro (sekira Rp2,05 juta) lewat Motorsport Tickets.

Harga dasar itu berlaku untuk Grand Prix Styrian pada 25 sampai 27 Juni dan untuk Grand Prix Austria dari 2 sampai 4 Juli.

dibagikan
komentar
Norris Tidak Bermaksud Permalukan Ricciardo

Artikel sebelumnya

Norris Tidak Bermaksud Permalukan Ricciardo

Artikel berikutnya

Leclerc Tak Mau Hukum Diri Sendiri Usai Kesialan di Monako

Leclerc Tak Mau Hukum Diri Sendiri Usai Kesialan di Monako
Muat komentar