Palmer: Grosjean seharusnya "pakai otak" saat start GP Rusia

dibagikan
komentar
Palmer: Grosjean seharusnya
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
1 Mei 2017 08.11

Sama-sama tersingkir padap putaran pertama, Jolyon Palmer mengaku kesal dengan manuver yang dilakukan pembalap Haas, Romain Grosjean, saat start balapan GP Rusia.

Romain Grosjean, Haas F1 Team
The damaged cars of Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 and erg
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17 and Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 crash
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17 and Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 crash
The cars of Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17 and Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 are re
The crashed car of Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17 is recovered by marshals

Pembalap Renault itu bersenggolan dengan Grosjean di tikungan pembuka. Pertama, kontak dari pembalap Perancis itu membuat Palmer melintir, yang kemudian menabrak mobil Grosjean hingga terpental ke udara dan berakhir di dinding pembatas.

Meski hasil investigasi FIA meloloskan kedua pembalap dari hukuman, Palmer dan Grosjean tetap saling menyalahkan usai balapan.

Palmer bersikeras bahwa ia tidak mempunyai ruang yang cukup, karena telah terlebih dahulu dipepet mobil Sauber yang dikemudikan Pascal Wehrlein dari sebelah kirinya.

"Romain ada di sisi dalam," ucap Palmer. "Saya tidak memiliki banyak ruang. Di sisi luar saya juga ada mobil. Jadi jika saya memberikan dia [Grosjean] ruang, maka sama saja saya akan menabrak mobil Sauber di sisi luar.

"Saya pikir dia terlalu ambisius. Tikungan itu adalah tikungan yang sempit. Saya sudah sering melihat banyak insiden di tikungan tersebut. Jika Anda langsung mengambil sisi dalam, maka akan banyak mobil yang bersenggolan, dan itulah yang terjadi.

"Saya melihat ada mobil di luar – jika tidak salah Wehrlein – jadi ketika saya menikung, saya berharap dia memakai otaknya. Tetapi ia terlalu bernafsu.

Sementara, Grosjean tetap kukuh menyalahkan Palmer yang ia anggap telah menutup lajur balapnya.

"Saya tidak mau berbicara terlalu banyak," jelas pembalap Haas itu. "Saya mendapatkan start yang bagus, dan melaju kencang menjelang tikungan pertama. Saya menyalip mobil Jolyon saat mengerem, kemudian saya mengambil sisi dalam, tapi ia menutup lajur saya. Kami bersenggolan, dan mobil dia melintir.

"Ia lalu menabrak mobil saya lagi untuk yang kedua kalinya. Akibatnya saya jadi terpental dan menabrak dinding pembatas."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Klasemen F1 2017 setelah GP Rusia

Artikel sebelumnya

Klasemen F1 2017 setelah GP Rusia

Next article

Mercedes yakin tak akan ada konflik internal Bottas-Hamilton

Mercedes yakin tak akan ada konflik internal Bottas-Hamilton
Load comments