Para Petinggi Tim F1 Minta Tes Pramusim 2022 Diperbanyak

Sebagian besar prinsipal tim Formula 1 (F1) sepakat meminta tes untuk menghadapi musim 2022, ketika regulasi berubah, diperbanyak.

Para Petinggi Tim F1 Minta Tes Pramusim 2022 Diperbanyak

Tahun ini, F1 hanya menggelar tiga hari tes di Bahrain yang ditujukan untuk menghemat anggaran dan itu juga dilakukan karena mobil yang mereka gunakan pada dasarnya sama dengan musim lalu.

Pemangkasan waktu pengujian  juga dilakukan untuk membatasi mobilitas di tengah pandemi Covid-19 yang masih meluas di berbagai negara.

Tapi, para petinggi tim-tim F1 merasa skema ini tak bisa dilakukan pada musim depan karena perubahan regulasi besar-besaran membuat mereka membutuhkan lebih banyak tes.

Pasalnya, bentuk mobil akan berubah total dan itu akan membuat perilaku mobil juga menjadi berbeda. Mereka merasa hanya melakukan tes di terowongan angin (wind tunnel) tak cukup untuk melihat apakah mobil yang telah dibangun telah sesuai rencana.

Prinsipal Tim AlphaTauri, Franz Tost, menjadi yang pertama menyatakan bahwa skuadnya membutuhkan lebih banyak tes di trek pada tahun depan.

 “Sepanjang musim ini, kami akan duduk bersama dan kemudian akan membuat keputusan. Tahun depan, kami akan memiliki mobil baru dan menurut saya, tiga hari tes tak akan cukup,” kata Tost.

“Tapi, kami akan berusaha menemukan solusi terbaik antara jumlah tes dan anggaran pengeluaran. Pasalnya, musim 2022 tak akan menjadi tahun yang murah. Kami akan mempertimbangkan semuanya.”

Baca Juga:

Bos Aston Martin, Otmar Szafnauer, sepakat dengan Tost mengenai pemilihan lokasi dan jumlah tes pada 2022 sangat krusial.

Tiga hari tes untuk musim ini bisa dimaklumi karena setiap tim memiliki keterbatasan dalam melakukan pengembangan karena diterapkannya aturan pembekuan mesin dan sasis.

“Seperti yang diucapkan Franz, kami akan memiliki mobil yang benar-benar baru tahun depan. Jadi, kami harus mempertimbangkan di mana dan berapa lama waktu tes,” ujar Szafnauer.

“Saya pikir tes selama tiga hari di tahun ini bisa dimaklumi dengan apa yang terjadi pada 2020, pandemi dan membatasi pengembangan mobil.

“Tes di Bahrain telah berakhir, dan kami harus memutuskan apa yang paling sesuai untuk tahun depan di lain waktu.”

Mobil konsep McLaren untuk 2022.

Mobil konsep McLaren untuk 2022.

Foto oleh: McLaren

Beberapa pembalap juga sepakat untuk melakukan tes lebih banyak pada 2022, untuk mencari perasaan terbaik dalam mengendarai mobil baru mereka.

Pembalap Williams, George Russell, mengatakan setiap tim membutuhkan enam hari untuk menguji coba mobil 2022. Tapi, ia memaklumi jika jumlah tersebut tak tercapai apabila peraturan tetap statis.

“Saya pikir tes lebih banyak memberikan keuntungan kepada semua orang dan sebaliknya jika pengujian dilakukan dalam waktu singkat,” kata Russell.

“Saya pikir kami akan memiliki perubahan yang ekstrem pada regulasi, dan penting untuk memiliki setidaknya enam hari masa uji coba.

“Tapi seiring berjalannya waktu, jika regulasi tetap stabil seperti tiga atau empat tahun terakhir, saya pikir tiga atau empat hari adalah jumlah yang cukup bagus.”

George Russell, Williams FW43B

George Russell, Williams FW43B

Photo by: Charles Coates / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Mick Schumacher Harus Waspadai Persaingan Terbuka di Haas

Artikel sebelumnya

Mick Schumacher Harus Waspadai Persaingan Terbuka di Haas

Artikel berikutnya

Alonso Ingin Pembalap F1 Jadi Anutan bagi Dunia Luar

Alonso Ingin Pembalap F1 Jadi Anutan bagi Dunia Luar
Muat komentar