Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
60 hari
Selengkapnya:

Pembalap Muda Alpine Menjanjikan

Nama Alpine memang baru muncul di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021. Tetapi “warisan” dari Renault membuat mereka diyakini takkan kesulitan soal regenerasi pembalap.

Pembalap Muda Alpine Menjanjikan

Tiga pembalap Akademi Alpine, yakni Guanyu Zhou, Christian Lundgaard, dan Oscar Piastri, saat ini turun di FIA Formula 2, ajang balap mobil formula yang hanya selevel di bawah Kejuaraan Dunia Formula 1.

Ketiganya dinilai yang paling siap untuk mengisi posisi di tim Alpine F1 masa depan. Seperti diketahui, musim ini Alpine diperkuat Fernando Alonso dan Esteban Ocon, yang musim lalu sudah turun buat Renault.

Karena kontrak Ocon akan habis pada akhir 2021. Bila tidak diperpanjang, bukan tidak mungkin salah satu di antara Zhou, Lundgaard, dan Piastri akan naik kelas untuk menggantikan pembalap asal Prancis tersebut.

Selain turun di FIA Formula 2, musim ini Guanyu Zhou juga menjadi test driver Alpine F1.

Selain turun di FIA Formula 2, musim ini Guanyu Zhou juga menjadi test driver Alpine F1.

Foto oleh: Renault F1

Mia Sharizman sebagai Direktur Akademi Renault Sport menjelaskan dirinya sama sekali tidak kaget bila dalam waktu dekat Zhou, pembalap Cina yang baru 21 tahun, akan bisa menembus F1.

“Ia sudah memasuki tahun ketiga di Formula 2 bersama Tim UNI-Virtuosi Racing. Kami berharap ia bisa lebih konsisten,” kata Sharizman.

“Tahun lalu Zhou menggebrak dengan satu kemenangan (di Sochi, Rusia). Jadi, kami ingin ia kini mampu bersaing memperebutkan gelar,” ucap Sharizman tentang pembalap yang musim lalu finis di peringkat keenam klasemen akhir FIA F2.  

Christian Lundgaard, pembalap ART Grand Prix, merayakan hasil finis podium di F2 2020 lalu.

Christian Lundgaard, pembalap ART Grand Prix, merayakan hasil finis podium di F2 2020 lalu.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Lundgaard akan menjalani musim kedua di Formula 2. Tetapi pembalap asal Denmark, 19 tahun, itu sudah bergabung dengan Akademi Alpine selama lima tahun.

“Pada 2020, kecepatan Lundgaard berkembang pesat. Tahun ini akan sangat penting baginya,” kata Sharizman tentang pembalap yang hanya turun di dua race pada FIA F2 2019 bersama Trident dan finis P7 pada akhir musim lalu.  

“Tahun lalu, dari caranya mengendarai mobil, Lundgaard tidak terlihat seperti pembalap rookie. Kami berharap Lundgaard bisa menambah pengalaman di ART Grand Prix tahun ini sekaligus bersaing untuk merebut gelar seperti Zhou.”

Piastri akan menjadi rookie di Formula 2 2021 ini. Namun, ia datang dengan status kampiun FIA Formula 3 2020. Sharizman melihat gaya pembalap asal Australia itu mrip dengan Mark Webber, eks pembalap Williams dan Red Bull yang juga dari Negeri Kanguru.

Oscar Piastri akan memperkuat Prema Racing di F2 2021.

Oscar Piastri akan memperkuat Prema Racing di F2 2021.

Foto oleh: Joe Portlock / Motorsport Images

Sharizman sepertinya takkan banyak menuntut dari Piastri untuk menjadi juara dalam waktu dekat. Tetapi bukan berarti pembalap 19 tahun itu tidak mampu bersaing di papan atas.

“Kami hanya berharap ia mampu merebut beberapa podium dan kemenangan. Jika ia mampu melakukan itu dan mengalahkan rekan setimnya, Piastri akan bisa merangsek ke atas. Kami hanya ingin ia berkembang tahap demi tahap,” tutur Sharizman.

Baca Juga:

Di F2 2021 nanti, Piastri akan memperkuat Prema Racing, tim yang tahun lalu mengantar Mick Schumacher juara. Piastri akan mendampingi Robert Shwartzman, pembalap Akademi Ferrari.

Mia Sharizman menambahkan, dorongan dan tekanan yang positif akan bagus bagi para pembalap Akademi Alpine. Sebenarnya, Alpine masih memiliki dua pembalap muda lagi, Caio Collet (18 tahun) asal Brasil dan Victor Martins (19 tahun) dari Prancis.

Keduanya turun di Formula 3 bersama tim asal Belanda, MP Motorsport. Mobil mereka nantinya juga akan memiliki desain warna seperti Alpine F1.       

 

dibagikan
komentar
Portimao Lengkapi Kalender F1 2021

Artikel sebelumnya

Portimao Lengkapi Kalender F1 2021

Artikel berikutnya

Transisi Kepemilikan Buat Staf Williams Lega

Transisi Kepemilikan Buat Staf Williams Lega
Muat komentar