Penjelasan Mengapa Hasil Balapan Absurd F1 GP Belgia Sah

Formula 1 hanya menyelesaikan dua lap setelah prosedur Safety Car dalam Grand Prix Belgia, Minggu (29/8/2021). Mengapa balapan, yang seharusnya berlangsung 44 putaran, dianggap sah? Motorsport.com mencoba menjelaskan.

Penjelasan Mengapa Hasil Balapan Absurd F1 GP Belgia Sah

Pemandangan yang terlihat selama Grand Prix (GP) Belgia, putaran ke-12 Formula 1 (F1) 2021, pada Minggu sore mengingatkan pada GP Amerika Serikat (AS) 2005, meski keadaan yang sedikit atau tidak ada hubungannya dengan itu.

F1 menunda dimulainya balapan setelah hujan lebat mulai turun di Sirkuit Spa-Francorchamps, beberapa menit sebelum jadwal start, pukul 15.00 waktu setempat. Pada 15.25, para pembalap, tanpa Sergio Perez yang crash saat formation lap, menyelesaikan dua putaran di belakang Safety Car sebelum red flag keluar dan rombongan mobil kembali masuk pit.

Mereka harus menunggu tidak kurang dari tiga jam, sementara Race Direction terus memantau kondisi cuaca dan trek guna mencari celah untuk mencoba memulai balapan. Sementara itu, jam terus berjalan (dari maksimal tiga jam berdasarkan regulasi) hingga pukul 17.00.

Setelah dua jam, steward memutuskan menghentikan waktu (stop the clock) berdasarkan pasal 11.9 Kode Olahraga Internasional FIA, yang memberi mereka wewenang untuk mengubah peraturan "untuk alasan force majeure".

Ketika pada pukul 18.17, Michael Masi, direktur balapan FIA, memberi lampu hijau bagi 20 mobil kembali ke trek dengan panduan Safety Car, maksudnya jelas: ia ingin menyelesaikan race dengan jumlah lap minimum yang diizinkan untuk memvalidasi balapan, meskipun kondisinya tidak membaik.

Baca Juga:

Jadi, setelah dua lap di belakang Safety Car, red flag berkibar lagi di Spa-Francorchamps dan mobil F1 kembali ke pit. Pada jam 18.44, balapan dibatalkan dan hasilnya diumumkan secara resmi.

Tetapi, berdasarkan Pasal 51.14 regulasi olahraga F1 menyatakan bahwa jika balapan berakhir di bawah red flag, hasil lap kedua dari belakang sebelum sinyal netralisasi dikibarkan akan diperhitungkan.

Selain itu, pasal 6.5, menyatakan "lebih dari dua lap" diperlukan untuk memberikan setengah dari poin selama 75 persen dari jarak yang telah ditentukan (44 lap dalam kasus GP Belgia) belum selesai.

Namun FIA membenarkan keputusannya ketika menerbitkan PDF resmi hasil GP Belgia dengan menambahkan catatan kaki yang menyatakan bahwa meskipun pasal 51.14 telah digunakan untuk memberikan hasil yang valid pada lap 1, mereka mematuhi pasal 6.5 guna memberikan setengah dari poin karena pemimpin balapan melewati garis kontrol "pada tiga kesempatan" (sekali pada lap pertama, sekali di putaran kedua dan ketiga kalinya ketika kembali ke pit) dan "oleh karena itu, menyelesaikan lebih dari dua lap untuk memberikan setengah dari poin maksimal balapan".

"Garis kontrol" di Spa ini dilukis tepat di pintu masuk pit lane dan memanjang ke sisi kiri trek. Michael Masi menjelaskan setelah itu bahwa aturan yang berkaitan dengan red flag dan yang menyangkut dengan pemberian poin tidak terkait.

"Tiga lap sudah selesai. Lap ketiga selesai ketika mobil telah melewati garis kontrol di pit lane. Dan kemudian poin klasemen diambil pada lap kedua dari belakang sebelum momen saat sinyal diberikan," kata Masi.

"Jadi, secara efektif, ada dua masalah yang terpisah. Yang satu adalah apa yang dilakukan untuk menyelesaikan balapan. Yang lainnya adalah apa yang dilakukan berdasarkan poin kejuaraan."

The Safety Car Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, George Russell, Williams FW43B, and Lewis Hamilton, Mercedes W12

The Safety Car Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, George Russell, Williams FW43B, and Lewis Hamilton, Mercedes W12

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

Masi menjabarkan seperti ini setelah melihat apa yang bisa ditawarkan kepada penggemar yang hadir di sirkuit dan pemirsa di rumah. "Ini adalah hari yang sangat panjang. Hari ini kita telah melihat cuaca terburuk, kondisinya tidak terlalu baik selama akhir pekan, walaupun ada momen ketika kami bisa melakukan segalanya. Namun kali ini cuaca mengalahkan kami."

Ketika ditanya mengapa dua lap terakhir dilakukan, Masi menuturkan, "Itu untuk melihat seperti apa kondisinya. Kami terus-menerus berhubungan dengan penyedia informasi cuaca resmi dan ada weather window (kondisi di mana prakiraan cuaca menunjukkan bahwa sebuah kegiatan masih dapat dilakukan dalam batas tertentu) yang tampaknya diperkirakan pada waktu itu.

"Kami memiliki kewajiban untuk memberikan pemberitahuan 10 menit kepada semua orang, jadi itu seperti 'mari kita coba dan lihat apakah kita dapat menemukan jendela kemungkinan itu dan bisa mengerti persis apa yang kami coba lakukan untuk mendapatkannya, tetapi cuaca lagi-lagi menghalangi kami."

Mustahil Menunda Balapan hingga Senin

Mengenai opsi menunda race hingga hari Senin, Masi berterus terang, karena fakta bahwa tim harus pindah ke Zandvoort untuk GP Belanda, balapan kedua dari triple-header yang dimiliki F1 2021 dalam rentang tiga minggu.

"Tidak ada kemungkinan menunda balapan hingga besok (Senin, 30 Agustus 2021). Jelas, dari sudut pandang FIA dan dalam hubungannya dengan F1, keselamatan adalah yang terpenting bagi pembalap, tim dan semua penonton," tutur Masi.

"Kami telah melihat setiap peluang yang tersedia di dalam regulasi dan ketentuan Kode Olahraga Internasional untuk memberikan kesempatan terbaik bagi kami untuk menyelesaikan balapan.

"Sayangnya, pada kesempatan kali ini kami tidak bisa menempuh jarak penuh (44 lap), tetapi dengan ketentuan stop the clock itulah yang kami coba lakukan untuk melihat apakah kami bisa masuk ke weather window tersebut."

George Russell, Williams, P2, Max Verstappen, Red Bull Racing, P1, and Lewis Hamilton, Mercedes, P3, berdiri di atas podium F1 GP Belgia 2021.

George Russell, Williams, P2, Max Verstappen, Red Bull Racing, P1, and Lewis Hamilton, Mercedes, P3, berdiri di atas podium F1 GP Belgia 2021.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

dibagikan
komentar
George Russell Tak Peduli dengan Caranya Raih Podium Perdana
Artikel sebelumnya

George Russell Tak Peduli dengan Caranya Raih Podium Perdana

Artikel berikutnya

Fernando Alonso Terkejut F1 Masih Berikan Poin di GP Belgia

Fernando Alonso Terkejut F1 Masih Berikan Poin di GP Belgia
Muat komentar