Demi Utang, Penyelenggara GP Spanyol Berharap Ada Penonton

Tuan rumah GP Spanyol tak mau kehilangan potensi pendapatan ratusan juta euro. Oleh karena itu, mereka berharap bisa segera menggelar balap Formula 1 dengan penonton agar bisa membayar utang.

Demi Utang, Penyelenggara GP Spanyol Berharap Ada Penonton

Direktur baru Sirkuit Catalunya, Ramon Tremosa, mengungkapkan keraguannya boleh membuka tribune untuk publik pada 9 Mei nanti. 

Pasalnya, Spanyol terdampak pandemi Covid-19 cukup parah. Namun, pendistribusian vaksin ke seluruh dunia membuatnya melihat setitik harapan.

“Kami belum tahu apakah penonton dimungkinkan. Mungkin ada 20 ribu, 50 ribu atau 100 ribu penonton atau tidak sama sekali. Sebagian ini akan tergantung pada status vaksinasi dan kecepatan tes,” ucap Tremosa kepada El Mundo Deportivo.

“Kami telah memiliki pengalaman dari MotoGP tahun lalu, di mana 3 ribu orang berpartisipasi. Jurnalis, mekanik dan orang-orang lain yang berkontribusi di balapan. Mereka harus melakukan tes PCR dua hari sebelum balapan. Tidak ada yang terinfeksi selama balapan.

“Kami mempertimbangkan skenario berbeda. Kalau ada kenaikan jumlah penderita pada periode Paskah, mungkin tidak mungkin berkompetisi dengan penonton. Tapi juka kasus turun seperti yang diharapkan situasi seharusnya kembali normal."

Tremosa mengisahkan bahwa mereka masih punya utang kepada F1. Pendapatan dari balapan sangat dibutuhkan.

Baca Juga:

“Kami tidak hanya memastikan bahwa GP Spanyol tahun ini tetap di Barcelona. Kami juga membayar tagihan 2019 mesti dibayar karena masalah hukum," ia menjelaskan.

“Kami bersyukur bahwa Formula 1 tidak meminta bayar fee secepatnya dan tahun ini kurs berpihak kepada kami.

“Kami menandatangani kontrak 25 juta dollar (sekitar Rp353 miliar) dan kami perkirakan dengan tetap mengadakan balapan F1 akan mendatangkan pemasukan antara 300-350 euro (sekitar Rp5,1-6 triliun). Ini sudah termasuk penjualan tiket, penerbangan, akomodasi hotel, restoran dan lain-lain. Sebagian besar dana ini ke Barcelona.”

Tremosa senang dengan perpanjangan kontrak yang diajukan Formula 1. Ia bertekad mengokohkan posisi GP Spanyol di kalender.

“Pembaruan kontrak untuk Formula 1 merupakan kabar bagus untuk menarik perhatian Katalunya dan menguatkan posisi GP Spanyol di saat balapan lain ditunda atau dibatalkan,” Tremosa melanjutkan.

“Mudah meninggalkan Formula 1 dan sangat sulit kembali. Karena trek Spanyol atau Eropa, khususnya di Prancis dan Italia, tertarik mengambil tempat kami.”

“Formula 1 tertarik balapan di Spanyol karena kami punya partisipasi yang bagus. Balapan kami merupakan salah satu yang populer di kalender. Bukan hanya orang lokal yang datang, tapi penjualan tiket selalu bagus.”

 

 

dibagikan
komentar
Bos Mercedes Akui Sempat Terpapar Covid-19

Artikel sebelumnya

Bos Mercedes Akui Sempat Terpapar Covid-19

Artikel berikutnya

Red Bull Enggan Gunakan Mesin Renault

Red Bull Enggan Gunakan Mesin Renault
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tag f1 , formula 1 , gp spanyol
Penulis Kemal Şengül