Perbedaan F1 dengan MotoGP dari Kacamata Brivio

Davide Brivio resmi diperkenalkan sebagai direktur balap Tim Formula 1 Alpine pada Selasa (2/3/2021). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan perbedaan F1 dengan MotoGP.

Perbedaan F1 dengan MotoGP dari Kacamata Brivio

Menurut Davide Brivio, yang telah 20 tahun berkarier sebagai manajer tim balap sepeda motor, perbedaan utama F1 dengan MotoGP tentu dari kendaraan yang digunakan.

"Ada lebih banyak bagian (dalam mobil F1)," ujar Brivio saat peluncuran mobil Alpine A521, yang akan dikemudikan Fernando Alonso dan Esteban Ocon pada F1 2021, kemarin.

Selain itu, pria asal Italia tersebut menilai bahwa dalam Formula 1 semuanya lebih kompleks dan berjalan cepat. Pastinya akan lebih menguras energi dan pikiran.

"Pada F1, semua orang ingin menang dengan cepat. Segalanya dilakukan sesuai dengan moto: secepat mungkin, sebaik mungkin," tutur Brivio.

Baca Juga:

Ia mengatakan sebaliknya terjadi dalam kejuaraan dunia balap motor, dalam hal ini MotoGP. Mantan prinsipal Tim Suzuki Ecstar tersebut justru merasa semuanya sedikit lebih lambat.

"Anda mencoba untuk mendapatkan performa (terbaik) dalam rentang waktu tertentu (dalam MotoGP). Di Formula 1, periodenya lebih singkat," Brivio menambahkan.

Ini berarti sosok yang sukses mengantar Suzuki meraih juara dunia MotoGP 2020 atas nama Joan Mir itu dituntut beradaptasi cepat dengan perubahan lingkungan kerja.

Brivio optimistis akan mampu melakukannya. Pengalaman selama membidani tim MotoGP seperti Suzuki dan Yamaha tentu sangat membantu. Ia juga tidak asing dengan F1.

"Sebisa mungkin saya mengikuti balapan F1. Saya juga terinspirasi (oleh F1) serta mengambil ide-ide yang saya yakini bagus dan bisa diterapkan untuk MotoGP," kata Brivio.

Direktur Balap Tim Alpine F1 Racing, Davide Brivio.

Direktur Balap Tim Alpine F1 Racing, Davide Brivio.

Foto oleh: Alpine

Meski memiliki perbedaan, Formula 1 dan MotoGP pun punya kesamaan. Hal yang sama-sama fundamental dalam dua olahraga balap paling populer di dunia itu.

F1 juga MotoGP membutuhkan struktur tim yang solid untuk bisa melangkah maju dan meraih kesuksesan. Itu yang akan coba dilakukannya dengan Alpine.

"Ada sekelompok orang yang bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang kompak dan kuat. Semua anggota tim termasuk para pembalap membutuhkan itu," Brivio menjelaskan.

Davide Brivio saat ini belum dapat secara detail menjelaskan perbedaan F1 dengan MotoGP. Pasalnya, ia baru akan memulai petualangan dalam balap jet darat.

"Mungkin dalam setahun saya bisa memberikan penilaian lebih kongkret. Secara umum, saya pikir F1 lebih sulit daripada MotoGP karena mesinnya lebih besar dan kompleks. Namun saya juga melihat ada banyak kesamaan," ujar Brivio.

dibagikan
komentar
Penggemar Bisa Ikuti Peluncuran FW43B dengan Augmented Reality

Artikel sebelumnya

Penggemar Bisa Ikuti Peluncuran FW43B dengan Augmented Reality

Artikel berikutnya

Galeri: Livery Elegan A521, Mobil Baru Alonso dan Ocon

Galeri: Livery Elegan A521, Mobil Baru Alonso dan Ocon
Muat komentar