Perburuan P3 Konstruktor, Performa vs Konsistensi

Melihat posisi start para pembalap Racing Point, McLaren, dan Renault di lomba terakhir Kejuaraan Dunia Formula 1 2020, GP Abu Dhabi, persaingan perburuan peringkat ketiga konstruktor bakal sangat ketat.

Perburuan P3 Konstruktor, Performa vs Konsistensi

Balapan terakhir (17) Grand Prix Formula 1 2020 akan digelar pada Minggu (13/12/2020) petang di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Perburuan posisi ketiga (P3) klasemen akhir konstruktor pun diprediksi bakal panas.

Mercedes-AMG Petronas sudah memastikan gelar juara dunia konstruktor F1 2020 – atau kali ketujuh secara beruntun – sejak GP Emilia Romagna, balapan ke-13, 1 November lalu.

P2 sudah dipastikan menjadi milik Red Bull Racing-Honda yang kini sudah mengoleksi 282 poin dengan sisa satu seri. Dengan maksimal 44 poin yang masih bisa diperebutkan di Abu Dhabi, duel antara Racing Point, Renault, dan McLaren, akan sangat ketat.

Racing Point-Mercedes kini berada di P3 dengan 194 poin. Namun, tim yang musim depan akan berganti nama menjadi Aston Martin itu hanya unggul 10 poin dari McLaren-Renault di P4 dan 12 angka dari Renault di P5.

Baca Juga:

Dari hasil kualifikasi GP Abu Dhabi pada Sabtu (12/12/2020) malam, rata-rata poin pembalap, performa, dan konsistensi, bisa diperkirakan siapa yang paling berpeluang menempati peringkat ketiga klasemen konstruktor F1 2020 nanti.

Pada lomba GP Abu Dhabi, Minggu petang, pembalap Racing Point, Sergio Perez, hanya akan start dari P20 alias terbawah karena mengganti power unit. Rekannya, Lance Stroll, bakal start dari grid 8.

Di antara tiga tim yang bersaing untuk P3 konstruktor, posisi start kedua pembalap McLaren menjadi yang terbaik. Lando Norris akan start dari grid 4 dan Carlos Sainz Jr ke-6. Duo Renault, Esteban Ocon dan Daniel Ricciardo, akan start dari grid 10 dan 11.

Dalam lima balapan terakhir (Portugal, Emilia Romagna, Turki, Bahrain, Sakhir), Racing Point memperoleh total 74 poin atau rata-rata sekira 15 angka per lomba.

McLaren meraup total 68 poin atau sekitar 14 per balapan. Sedangkan Renault merebut 58 poin atau rata-rata 12 poin per lomba.

Carlos Sainz Jr. di atas McLaren MCL35 pada sesi kualifikasi GP Abu Dhabi, Sabtu (12/12/2020). Sainz Jr akan berperan penting bagi timnya dalam perburuan P3 konstruktor F1 2020.

Carlos Sainz Jr. di atas McLaren MCL35 pada sesi kualifikasi GP Abu Dhabi, Sabtu (12/12/2020). Sainz Jr akan berperan penting bagi timnya dalam perburuan P3 konstruktor F1 2020.

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Dari sisi konsistensi dalam lima lomba terakhir, McLaren boleh berbangga karena Sainz selalu mendapatkan poin. Norris juga hanya sekali tidak merebut poin saat finis P13 di Portugal.

Kedua pembalap Racing Point gagal mendapatkan poin di Bahrain. Stroll yang terparah karena sebelum Bahrain, ia juga tidak mampu merebut poin di Portugal (mundur) dan Emilia Romagna (P13).

Untuk Renault, Ricciardo memang konsisten mendapatkan poin dalam lima lomba terakhir. Namun, Ocon gagal finis di Emilia Romagna dan hanya finis P11 di Turki, kendati ia lantas “membayarnya” dengan naik podium kedua di Sakhir, sepekan lalu.

Dari sisi performa mobil, Racing Point lebih unggul karena memakai power unit dan gearbox dari Mercedes. Tidak heran bila mereka musim ini mampu mencuri satu kemenangan lewat Perez (Sakhir) dan pole position dari Stroll (Turki) dari Tim Mercedes.

Sementara, McLaren dan Renault sama-sama memakai power unit bermerk Renault E-Tech 20. McLaren hanya mampu mencetak dua fastest lap – Sainz di Styria dan Norris di Turki – sedangkan Renault sekali oleh Ricciardo di Belgia.

dibagikan
komentar
Covid-19 Pengaruhi Performa Hamilton

Artikel sebelumnya

Covid-19 Pengaruhi Performa Hamilton

Artikel berikutnya

Hasil Kualifikasi Kejutkan Norris

Hasil Kualifikasi Kejutkan Norris
Muat komentar