Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 United States GP

Horner Tegaskan Perez Tak Perlu Jadi Runner-up untuk Amankan Kursi 2024

Prinsipal Red Bull, Christian Horner, kembali menegaskan bahwa Sergio Perez tidak perlu bertengger di peringkat kedua dalam klasemen F1 2023, untuk mempertahankan kursinya di tahun 2024.

Sergio Perez, Red Bull Racing

Checo telah menghadapi banyak kesulitan sebagai rekan setim Max Verstappen sepanjang 2023. Ia gagal memenangi balapan dengan mobil RB19 yang dominan sejak Grand Prix Azerbaijan.

Perjuangannya terkadang menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan Red Bull akan mencoba mencari cara untuk mengakhiri kontraknya untuk 2024 dan memasukkan penggantinya.

Spekulasi mengenai hal tersebut makin diperkuat dengan adanya dugaan bahwa keputusan Red Bull mengenai masalah ini akan ditentukan oleh apakah Perez akan finis sebagai runner-up di belakang Verstappen atau tidak.

Namun, Horner menegaskan bahwa bukan itu masalahnya. Kursi Checo untuk tahun depan dijamin terlepas dari apa pun yang terjadi.

"Tidak ada mandat seperti itu," kata Horner ketika ditanya apakah masa depan Perez bergantung pada posisi kedua di klasemen.

"Kami tidak pernah finis pertama dan kedua di kejuaraan. Kami finis pertama dan ketiga beberapa kali dengan Mark (Webber) dan Sebastian (Vettel) dan kami finis tahun lalu dengan Max dan Checo.

"Jadi, dengan mobil ini, akan sangat fantastis, dalam musim yang kami jalani, jika kami bisa finis di posisi pertama dan kedua. Tapi tidak ada mandat untuk Checo bahwa Anda harus finis kedua atau Anda tidak akan mengemudikan mobil tahun depan. Hal itu tidak pernah dibicarakan."

Baca Juga:

Horner mengatakan bahwa Red Bull tidak ingin melihat Perez kembali ke performa yang ia tunjukkan di awal tahun ketika bertarung dengan Verstappen untuk memperebutkan kemenangan di awal musim.

"Kami tahu Checo," ungkapnya. "Jika Anda melihat penampilan Checo di paruh pertama tahun ini, Bahrain, sangat, sangat ketat dengan Max. Balapan di Arab Saudi, itu adalah balapan yang hebat antara mereka berdua yang saling mendorong satu sama lain dengan sangat keras, dengan margin yang sangat tipis.

"Balapannya di Azerbaijan, memenangi sprint dan grand prix di sana. Itu adalah jenis-jenis penampilan yang kami tahu dia mampu melakukannya.

"Saya pikir ini hanya tentang mengembalikannya ke dalam kerangka berpikir seperti itu dan memaksimalkannya untuk mengembalikannya ke level performa seperti itu."

Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing, di grid

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing, di grid

Sementara, Horner mengatakan bahwa tidak ada keraguan tentang Perez yang akan tetap bersama Red Bull hingga 2024. Di luar itu, skuadnya cukup santai dalam menyikapi berbagai hal.

"Kami tentu saja tidak kekurangan pilihan," jelasnya mengenai keputusan untuk 2025. "Tentu saja, kami punya banyak waktu untuk melihat dan mengevaluasi hal itu, tetapi ada begitu banyak faktor yang terlibat."

Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran bahwa Red Bull akan kesulitan menemukan pembalap yang mau bertarung dengan Verstappen di mobil yang sama, Horner mengatakan bahwa hal itu tidak akan menjadi masalah.

"Untuk mengalahkan Max, Anda harus mengalahkannya," ujarnya. "Saya pikir dengan banyaknya minat yang kami miliki untuk menjadi pembalap Red Bull Racing di 2025, kami tentu saja tidak kekurangan pilihan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Siapa Penggemar F1 dan Bagaimana Olahraga Itu Menjaganya?
Artikel berikutnya Eksklusif: F1 Mempelajari Revolusi Radikal dalam Sprint Race

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia