Mazepin: Persaingan dengan Schumacher Akan Menarik

Pembalap Haas F1, Nikita Mazepin, mengungkapkan bahwa persiangan internalnya dengan Mick Schumacher akan berjalan menarik.

Mazepin: Persaingan dengan Schumacher Akan Menarik

Persaingan Nikita Mazepin dengan Mick Schumacher berlanjut ke pentas Formula 1. Dan menurut Mazepin, hal tersebut akan menjadi sesuatu yang menarik.

Mazepin sendiri terlibat dalam persaingan gelar juara dengan Schumacher di Formula 2 2020. Persaingan gelar juara bahkan harus mencapai balapan terakhir musim.

Pada akhirnya, adalah Schumacher yang berhasil membawa pulang titel F2. Pembalap asal Jerman ini mengoleksi 215 poin dari 12 ronde.

Baca Juga:

Sementara Mazepin mengakhiri F2 2020 di peringkat kelima, dengan raihan 164 poin. Ia juga sempat mencatatkan dua kemenangan.

Sekarang, Schumacher dan Mazepin pun promosi ke Formula 1, dengan sama-sama menjadi rookie Haas. Persaingan keduanya berlanjut ke panggung tertinggi ajang balap mobil.

Mazepin pun mengatakan bahwa persaingan internalnya dengan Schumacher akan menjadi hal yang menarik.

Mengingat, pembalap asal Rusia ini sempat sepuluh kali finis di posisi yang lebih baik dari Schumacher musim lalu.

Mick Schumacher, Haas F1 Team

Mick Schumacher, Haas F1 Team

Foto oleh: Haas F1 Team

"Saya sudah pernah melakukan ini (bersaing dengan Schumacher) sebelumnya. Jadi, bersaing dengan menggunakan mobil yang sama akan menjadi hal yang menarik," ujar Mazepin.

"Saya tidak terlalu khawatir dengan penampilan kami di musim ini. Saya mempercayai tim dan Ferrari. Mick dan saya memiliki segalanya untuk berkembang di Formula 1.

"Saya merasakan tekanan yang sama dengan 19 pembalap lain di Formula 1. Kami akan menghadapi musim yang berat. Saya sadar akan hal itu, dan saya siap menghadapi tantangan yang ada," kata Nikita Mazepin, 22 tahun.

dibagikan
komentar
Mick Schumacher Butuh 10 Hari Ukur Kursi Mobil F1

Artikel sebelumnya

Mick Schumacher Butuh 10 Hari Ukur Kursi Mobil F1

Artikel berikutnya

Mick Schumacher Klarifikasi Isu Rasisme

Mick Schumacher Klarifikasi Isu Rasisme
Muat komentar