Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Pirelli Tolak Dikambinghitamkan Soal Buruknya Kinerja Ban Basah

Pirelli merespons kritik para pembalap Formula 1 terkait kinerja buruk ban hujan dalam Grand Prix Monako. Pemasok tunggal itu berjanji akan melakukan lebih banyak pengujian untuk menyempurnakannya.

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22, Esteban Ocon, Alpine A522

Komentar negatif dilontarkan beberapa pembalap setelah melakoni sesi di trek basah sirkuit jalan raya Monte Carlo. Alih-alih bisa melaju kencang, mereka malah terhambat.

Sebastian Vettel jengkel dengan tipe ban hujan 18 inci terbaru itu ketika dipakai di lintasan seperti Monako dan Imola. Ia tak segan menyebut itu sebagai ban yang buruk.

Jos Verstappen, ayah Max, menyoroti minimnya daya cengkeram di lintasan basah. “Ini bukan sesuatu yang baru, sudah ada sejak lama. Sesuatu harus diselesaikan tentang itu,” katanya.

Head of F1 and car racing Pirelli, Mario Isola, berkelit dengan mengatakan bahwa ban khusus hujan memang sulit dipahami.

“Saya yakin Monako bukan trek tepat untuk membuat penilaian akurat tentang ban basah. Kami hanya punya satu kompon untuk kedua ban hujan deras dan ban transisi. Itu harus dijalankan dalam 22-23 trek berbeda. Jadi kami mencoba berkompromi dengan ban,” ia menjelaskan.

Pirelli menolak dikambinghitamkan. Isola menekankan kalau pembalap dan tim juga punya peran atas buruknya kinerja ban hujan.

Baca Juga:

Jika ingin mendapatkan ban yang bagus, semua harus mendukung ketika perusahaan Italia itu ingin melakukan uji coba.

“Kami tidak punya banyak kesempatan untuk mengetes ban hujan. Kami menjalankan tes dengan Ferrari di Fiorano terakhir kali. Itu satu-satunya tes yang direncanakan sepanjang musim untuk mengembangkan ban lebih baik,” ucapnya.

“Kami bekerja dengan FIA dan tim-tim untuk menemukan solusi, tapi jika kami tidak punya alat untuk menguji ban, kami tidak punya alat untuk mengembangkan ban.

“Juga, jika Anda ingat tes pramusim di Barcelona, kami memutuskan untuk membasahi trek setengah hari untuk memberi tim-tim kesempatan menguji ban basah, tapi tidak banyak yang mencoba ban untuk hujan lebat. Mereka kebanyakan fokus pada ban transisi.”

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Photo by: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Pirelli akan berupaya mendorong tim agar mau menguji ban khusus tersebut. Pihaknya juga akan melakukan studi mendalam dari data ban yang dikumpulkan.

“Kami ingin menunggu balapan lain di mana kami akan menggunakan ban basah terlebih dahulu, sehingga bisa mengetahui jika kami perlu meningkatkan ban dan ke mana pengembangan ini akan difokuskan,” ujarnya.

“Kami harus menjalankan beberapa tes, kalau tidak, kami tak bisa mengembangkan ban untuk musim depan. Untuk melanjutkan pengembangan ini, kami perlu mengevaluasi performa ban dengan tepat.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Update Klasemen F1 Usai GP Azerbaijan: Verstappen Menjauh, Perez Geser Leclerc
Artikel berikutnya Max Verstappen: Red Bull Kencang Luar Biasa

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia