Pole Position F1 GP Belanda Impian Max Verstappen

Max Verstappen sangat puas mampu merebut pole position di depan pendukungnya sendiri saat menjadi yang tercepat di kualifikasi Formula 1 Grand Prix Belanda.

Pole Position F1 GP Belanda Impian Max Verstappen

Hasil kualifikasi GP Belanda di Sirkuit Zandvoort pada Sabtu (4/9/2021) tersebut mungkin menjadi yang paling disukai pembalap Tim Red Bull Racing-Honda itu.

Bagaimana tidak? Di hadapan lebih dari 70 ribu penggemarnya, Max Verstappen menjadi pembalap Belanda pertama yang mampu merebut pole balap F1 di Zandvoort.

Dalam 30 gelaran GP Belanda sebelumnya di Zandvoort, antara 1952 sampai 1985, belum ada pembalap tuan rumah yang mampu merebut pole maupun memenangi balapan di sana. Termasuk ayah Verstappen sendiri, Jos, yang bahkan tak sempat berlomba di Zandvoort.

Sebelum Verstappen, pembalap terakhir yang mampu merebut pole di balapan kandangnya adalah Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) di GP Monako, menjelang akhir Mei lalu.

Adapun rekor pole terbanyak pada balapan kandang F1 masih dipegang Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas F1). Tahun 2020 lalu, juara dunia tujuh kali (2008 2014, 2015, 2017-2020) itu menggenapi torehan delapan kali start terdepan di Silverstone, Inggris.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Bagi Max Verstappen, GP Belanda menjadi pole ke-10 sepanjang karier F1 (menyamai Jochen Rindt) atau yang ketujuh dibuatnya musim ini setelah Bahrain, Prancis, Styria, Austria, Inggris, dan Belgia.

“Saya terlalu gembira dengan apa yang berlangsung hari ini. Saya selalu memimpikan momen seperti ini,” ucap pembalap 23 tahun tersebut.

Verstappen kini berada di peringkat kedua klasemen dan hanya tertinggal tiga poin dari Hamilton. Lomba di Zandvoort, Minggu (5/9/2021), menjadi kesempatan bagus bagi Verstappen untuk kembali merebut posisi puncak klasemen.

Namun, ambisi Verstappen tersebut dipastikan tidak mudah. Red Bull RB16B geberannya memang sangat cepat di trek sepanjang 4,259 km tersebut.

Tetapi di kualifikasi, Verstappen cukup sulit bertahan dari gempuran dua Mercedes F1 W12 geberan Hamilton dan rekan setimnya, Valtteri Bottas. Gap hanya 0,038 detik dari Hamilton dan 0,337 atas Bottas menjadi bukti.

Upaya Verstappen untuk merebut kemenangan ketujuh musim ini pun diyakini semakin berat karena di depan ia tidak akan mendapat dukungan dari rekan timnya, Sergio Perez. Pembalap asal Meksiko itu harus start dari grid ke-16 usai tersingkir di kualifikasi pertama.

Baca Juga:

Namun demikian, Verstappen paling tidak memiliki modal sedikit lebih besar dengan start terdepan.

“Kami terus membuat progres dengan mobil dan kini semakin jelas pentingnya merebut pole di sini. Maklum, overtaking di Zandvoort sangatlah sulit. Kini, kami memiliki posisi start terbaik,” ujar Verstappen.

“Untuk balapan, saya belum tahu pasti akan seperti apa. Sirkuit ini cukup berat untuk ban, kami tidak boleh membuat kesalahan. Start harus mulus dan wajib solid pada lap pertama. Setelah itu, lihat saja apa yang terjadi.”

Max Verstappen mungkin juga bisa tersenyum karena dari 30 balapan sebelumnya di Zandvoort, hampir 50 persen – tepatnya 12 kali – dimenangi peraih pole.

Terkait triknya memubuat lap bagus di Zandvoort, ia menilai hampir semua pembalap selama ini membicarakan perbedaan permukaan trek (miring) di Tikungan 3, 14, dan 15.

“Bagi saya, sektor tengah sirkuit jauh lebih impresif. Jika mampu cepat di area ini, Anda saya jamin akan merasa puas,” tutur Verstappen.

 

dibagikan
komentar
Mercedes Siapkan Skenario untuk Jegal Verstappen di F1 GP Belanda

Artikel sebelumnya

Mercedes Siapkan Skenario untuk Jegal Verstappen di F1 GP Belanda

Artikel berikutnya

Starting Grid Terbaik dalam Karier Jadi Kans Antonio Giovinazzi

Starting Grid Terbaik dalam Karier Jadi Kans Antonio Giovinazzi
Muat komentar