Presiden Renault F1 Mundur Akhir 2020

Presiden Renault Sport Racing, Jerome Stoll, akan meletakkan jabatan akhir Desember. Ia merupakan sosok kunci dalam kebangkitan pabrikan itu di Formula 1 selama lima tahun terakhir.

Presiden Renault F1 Mundur Akhir 2020

Seharusnya pria 66 tahun tersebut mundur pada akhir 2018, tapi tiba-tiba calon penggantinya, Thierry Koskas, memilih hengkang sesaat setelah diumumkan. Stoll pun setuju melanjutkan dua tahun lagi.

Stoll bergabung dengan Groupe Renault pada 1980 dan menduduki berbagai posisi. Kemudian, ia ditarik ke Renault Sport sebagai penghubung antara tim balap di Enstone, divisi mesin di Viry dan perusahaan induk.

Tahun ini, ia memastikan bahwa pabrikan melanjutkan dukungan untuk F1 dengan merek Alpine, hingga periode Concorde Agreement berikutnya. Stoll juga memantau perwakilan Renault di Formula E.

“Lima tahun ini sebagai Presiden Renault Sport Racing sangat intens. Mengambil tantangan untuk membangun sebuah tim F1 sangat sulit, butuh waktu, komitmen dan tekad yang teguh,” kata Stoll.

“Sebuah langkah pertama telah diambil dengan sebuah tim dan para pembalap sehingga sekarang kami dapat melihat podium. Saya menghargai keistimewaan jadi bagian dari semua perubahan dan semua kemajuan kami.

Baca Juga:

“Olahraga motor dan khususnya F1, di atas semua petualangan manusia, pertemuan, ikatan yang ditempa, kegembiraan, kekecewaan dan penghargaan yang tak ternilai.

“Sebuah babak baru, sekarang membuka dengan Alpine dan saya yakin yang terbaik belum datang. Saya bahagia dan bangga jadi bagian dari petualangan hebat dengan orang-orang hebat.”

Tentu saja, banyak yang akan kehilangan Stoll terutama kontribusinya dalam kemajuan tim. Hal ini diakui oleh prinsipal Renault F1, Cyril Abiteboul.

“Sebuah perjalanan panjang yang kami lalui sejak awal proyek sejak Juni 2015 hingga podium musim ini. Gairah Jerome untuk kompetisi serta loyalitasnya kepada para wanita dan pria dalam tim merupakan bantuan tak ternilai selama bertahun-tahun,” ia mengungkapkan.

“Dukungannya serta visi strategis memungkinkan kami mengatasi berbagai rintangan dan memajukan ide-ide kami dalam lingkungan makin rumit. Hari ini, petualangan baru dimulai dengan Alpine dan tim F1 akan jadi aset besar dalam pengembangan merek.”

CEO Renault, Luca de Meo, juga memberi pujian untuk Stoll. “Koneksi Jerome dengan perusahaan dan keyakinan terhadap olahraga motor yang merupakan bagian dari DNA merek berkontribusi kepada kembalinya Renault kepada Formula 1 sebagai tim komplet,” katanya.

“Pengalaman dan keahlian, yang diperoleh selama kariernya di Renault, merupakan aset utama dalam penataan dan perkembangan tim F1 kami.”

dibagikan
komentar
Masa Depan Albon Ditentukan Sebelum Natal

Artikel sebelumnya

Masa Depan Albon Ditentukan Sebelum Natal

Artikel berikutnya

Kesuksesan Vettel Musim Depan Tergantung Mobil Aston Martin

Kesuksesan Vettel Musim Depan Tergantung Mobil Aston Martin
Muat komentar