Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Analisis

Rahasia Ketangguhan Mesin Baru Ferrari 066/7

Ferrari menjaga rahasia mesin yang membuat mereka menonjol dalam Formula 1 2022. Apa yang membuat F1-75 spesial?

Ferrari F1-75 engine

Skuad Kuda Jingkrak menjadi pemimpin dalam F1 musim ini setelah menempatkan dua pembalapnya, Charles Leclerc dan Carlos Sainz, ke podium dalam dua balapan pembuka di Bahrain dan Arab Saudi.

Kubu Ferrari menafsirkan regulasi teknik baru dengan cara tepat, meski bagian atas juga menarik mata. Menunjukkan bahwa tim teknik yang dipimpin Enrico Cardile telah mengambil langkah maju.

Mobil 2022 membawa kembali ground effect dan Ferrari memahami regulasi aerodinamika yang baru. Selain itu, mutakhirnya mesin 066/7 yang merupakan bagian dari proyek ‘Superkencang’ Wolf Zimmerman, melewati ketangguhan power unit Mercedes dan Honda.

Baca Juga:

Sistem bahan bakar terbaru dalam kamar pembakaran, menggaransi fase ledakan cepat dan ini sesuatu yang memberi klien Ferrari dorongan.

Haas dan Alfa Romeo mampu mencetak poin berharga sejak awal 2022. Skuad Amerika Serikat itu mengumpulkan 12 poin dan bertengger di peringkat kelima klasemen konstruktor, sedangkan pelanggan lainnya baru mendulang 9 poin dan posisi lebih rendah satu tangga.

Kemajuan kedua tim yang musim lalu berada di blok bawah, menunjukkan betapa mumpuni mesin produksi pabrikan Maranello itu. Kecepatan rambat api meningkat, menawarkan homogenitas pada campuran antara udara dan bahan bakar dan fase ledakan.

Carlos Sainz Jr, Ferrari F1-75

Carlos Sainz Jr, Ferrari F1-75

Photo by: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Power unit Ferrari menunjukkan akselerasi sangat bagus ketika keluar dari tikungan, didorong oleh traksi F1-75, meski tidak kehilangan poin performa dari sisi kecepatan tertinggi. Yang paling membuat penasaran adalah bagaimana menciptakan mesin sangat efisien, dari sisi akselerasi dan mencapai batas.

Bagaimana pun, aspek paling inovatif adalah sistem intake, di dalam kasing, yang mana terdapat saluran dengan variabel geometri panjang dan jika melihat, ada karbon ‘ular’ yang terlihat 066/7.

Itu tabung komposit yang bukan bagian dari mesin dihomologasi dan bisa dimodifikasi dalam desain serta panjang. Mesin 6 silinder selalu disesuaikan terhadap karakteristik trek di mana Ferrari mengaspal.

Ferrari F1-75: detail power unit 066/7

Ferrari F1-75: detail power unit 066/7

Foto oleh: Uncredited

Jadi Ferrari sejauh ini punya performa ciamik di lintasan berbeda. Satu poin penting lainnya adalah beberapa media menyebut kalau power unit 066/7 telah dikonversi dengan tabung kompresor dipisah. Mereka dianggap meniru konsep Mercedes pada 2014, yang diikuti Honda dan Renault.

Namun, itu tidak benar, arsitektur Ferrari masih klasik dan dengan itu, mereka akan mencoba memenangi titel konstruktor.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sergio Perez Makin Dekat dengan Max Verstappen
Artikel berikutnya Max Verstappen Dorong FIA Gelar Investigasi Setiap Akhir Musim

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia