Raih Overtake Award F1 2021, Sebastian Vettel Tidak Puas

Sebastian Vettel mencatatkan sejarah setelah sukses merengkuh Overtake Award, penghargaan – yang untuk pertama kali diberikan – kepada pembalap dengan total menyalip paling banyak di F1 2021.

Raih Overtake Award F1 2021, Sebastian Vettel Tidak Puas

Pada musim 2021, untuk pertama kalinya, Formula 1 (F1) memberikan Crypto.com Overtake Award yang diklaim oleh pembalap Aston Martin Sebastian Vettel setelah mengungguli Fernando Alonso dari Alpine.

Penghargaan tersebut adalah bentuk apresiasi kepada pembalap yang mampu melakukan aksi overtaking atau menyalip terbanyak sepanjang musim bergulir. Dan pada tahun pertama, Vettel yang mengklaimnya.

Dengan total 132 kali melewati para rival dalam 22 balapan musim ini, pemilik empat gelar F1 itu sukses memenangi pertarungan melawan dua juara dunia jet darat, Alonso serta Kimi Raikkonen (Alfa Romeo).

Selama GP Abu Dhabi, Sebastian Vettel memang hanya menyalip lima kali, namun itu sudah cukup untuk mengamankan trofi. Pembalap Jerman unggul empat overtake atas Alonso (128) dan lima atas Raikkonen (127).

Baca Juga:

Kendati berhasil mengamankan Overtake Award, Vettel tetap tidak puas dengan hasil yang diraihnya pada balapan penutup musim F1 di Sirkuit Yas Marina, Minggu (12/12/2021), di mana ia finis di urutan ke-11.

“Kami terlalu sering disalip. Kami juga mampu meraih lagi beberapa posisi (dalam balapan) dan itu cukup menghibur, tetapi tidak begitu menyenangkan dari segi hasil,” ujar Vettel setelah balapan.

Saat melakukan lap pendinginan (cool down lap), pilot 34 tahun tersebut bertanya kepada timnya apakah berhasil memenangi Overtake Award melalui radio, yang kemudian dikonfirmasi oleh Race Engineer-nya.

“Apakah kita mendapatkan penghargaannya atau tidak?” tanya Vettel, yang setelah dapat jawaban lalu membuat lelucon, “Apa hadiahnya? Satu juta permen jelly bean. Baiklah, terima kasih teman-teman.”

Terkait Overtake Award, Vettel tidak ambisius mengejarnya. Ia dan Alonso sebelumnya bahkan berharap penghargaan tersebut diraih Raikkonen, sehingga bisa menutup kariernya di F1 dengan pencapaian.

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR21, mengungguli Fernando Alonso, Alpine A521, dalam balapan

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR21, mengungguli Fernando Alonso, Alpine A521, dalam balapan

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Sayang, Raikkonen gagal menyelesaikan balapan GP Abu Dhabi karena insiden di lap ke-28. Padahal saat itu Iceman memimpin dengan enam aksi overtaking. Ia mungkin bisa memenangi penghargaan jika finis.  

Vettel juga pernah mengatakan bahwa dirinya lebih suka memimpin balapan dari start hingga finis daripada harus berjuang melakukan overtaking terhadap para rival dari belakang sepanjang lomba. 

Menyelesaikan GP Abu Dhabi di urutan ke-11 artinya Vettel menutup F1 musim 2021 di peringkat ke-12 klasemen akhir dengan total 43 poin. Ia unggul sembilan angka atas rekan setimnya, Lance Stroll.

“Saya pikir kami punya kecepatan yang baik. Tetapi, sayangnya, kami terjebak di belakang Alfa Romeo (Antonio) Giovinazzi terlalu lama dan itu menghabiskan banyak waktu,” ujar Vettel soal race di Yas Marina.

“ketika kami dapat udara bersih, kecepatannya bagus, namun hanya ada sedikit yang bisa kami lakukan. Pada akhirnya kami tidak dapat mengakhiri musim dengan poin karena finis P11,” ia menambahkan.

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, mengalami spin dan berakhir di pembatas

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, mengalami spin dan berakhir di pembatas

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Formula 1 Bakal Ditinggalkan Dua Petingginya
Artikel sebelumnya

Formula 1 Bakal Ditinggalkan Dua Petingginya

Artikel berikutnya

Kimi Raikkonen Tetap Dingin Tanggapi Akhir Kariernya di F1

Kimi Raikkonen Tetap Dingin Tanggapi Akhir Kariernya di F1
Muat komentar