Raikkonen Peringatkan Timnya untuk Tampil Tanpa Kesalahan di Prancis

Pembalap Alfa Romeo, Kimi Raikkonen, memperingatkan timnya agar tampil tanpa kesalahan di GP Prancis.

Raikkonen Peringatkan Timnya untuk Tampil Tanpa Kesalahan di Prancis

Alfa Romeo berhasil memetik satu poin pada GP Azerbaijan, dua pekan lalu. Juara dunia 2007, Kimi Raikkonen, yang menjadi penyumbang satu poin tersebut, dengan finis di P10.

Ini pun menjadi kali kedua secara beruntun Alfa Romeo berhasil memetik poin dari balapan. Sebelumnya, di GP Monako, Antonio Giovinazzi yang berhasil finis di P10.

Pencapaian tersebut nyatanya membuat seluruh kru tim pelanggan Ferrari tersebut merasa puas.

Baca Juga:

Tren positif tersebut pun patut dipertahankan ke balapan selanjutnya, yang berlokasi di Sirkuit Paul Ricard.

Agar bisa mencatatkan hasil maksimal lagi, Raikkonen pun mengingatkan timnya agar bisa tampil tanpa kesalahan di GP Prancis.

Pasalnya, menurut juara dunia F1 2007 tersebut, persaingan tim papan tengah akan berjalan dengan ketat sepanjang musim 2021.

"Kami sedang berada dalam tren yang positif, dengan mencetak poin di balapan terakhir kami. Tapi kami ingin memetik hasil yang lebih baik lagi di Prancis," ujar pemenang 21 GP dan 103 podium dalam 335 start di F1 sejak 2001 (sempat mundur pada 2010 dan 2011).

"Persaingan tim-tim papan tengah itu akan selalu ketat. Kami harus bisa mengerahkan segalanya agar bisa finis di 10 besar.

"Selisih antar tim pastinya akan sangat kecil. Jadi kami wajib tampil tanpa kesalahan. Kami tidak akan mengubah perilaku kami pada balapan GP Prancis nanti," kata Kimi Raikkonen.

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41

Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Sementara itu, rekan setim Raikkonen, Giovinazzi, memiliki pendapat yang sama dengan seniornya tersebut.

Menurut pembalap binaan Akademi Ferrari itu, performa mobil saat balapan bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi hasil tim. Giovinazzi mengatakan bahwa para pembalap harus bisa melaju dengan bersih, tanpa terlibat dalam insiden.

"Saya sudah tidak sabar ingin balapan di Prancis. Kami sadar bahwa kami mengalami perkembangan yang besar, dan kami harus bisa tampil bersih di akhir pekan ini," ucapnya.

"Ini akan menjadi bulan yang sibuk bagi kami. Seorang pembalap bisa mencetak poin bukan sekadar memiliki mobil yang cepat, tapi juga harus bekerja efisien pada saat balapan," tambahnya.

dibagikan
komentar
Red Bull Incar Hat-trick Sekaligus Hapus ‘Kutukan’ di GP Prancis

Artikel sebelumnya

Red Bull Incar Hat-trick Sekaligus Hapus ‘Kutukan’ di GP Prancis

Artikel berikutnya

Alfa Romeo Bisa Jadi Alternatif Bottas

Alfa Romeo Bisa Jadi Alternatif Bottas
Muat komentar