Red Bull Berusaha Perpanjang Kontrak Max Verstappen Lebih Awal

Red Bull Racing sedang mengatur skema untuk mendorong perpanjangan kontrak jangka panjang dengan Max Verstappen yang baru saja memenangi gelar juara dunia Formula 1.

Red Bull Berusaha Perpanjang Kontrak Max Verstappen Lebih Awal

Verstappen berhasil mengamankan titel F1 pertamanya melalui aksi mendebarkan pada lap terakhir GP Abu Dhabi, dengan menyalip Lewis Hamilton yang mendominasi sepanjang balapan.

Apa yang ditunjukkan pembalap asal Belanda tersebut sepanjang tahun ini juga membuat Red Bull ingin mempertahankannya dalam waktu yang lama.

Sebenarnya, kontrak Max Verstappen akan habis pada akhir 2023, tapi dalam pernyataan terbarunya, ia ingin bertahan bersama Red Bull dalam 10 atau 15 tahun ke depan.

Penasihat Motorsport Red Bull, Helmur Marko, mengatakan bahwa dirinya memiliki rencana untuk sesegera mungkin membicarakan kontrak baru.

Dalam waktu dekat, Verstappen akan mengunjungi markas besar Red Bull di Salzburg, Austria, dan kemudian Marko akan melihat di mana diskusi dapat dimulai sehingga kesepakatan cepat tercapai.

Ketika wawancara bersama Formel1.de, sebuah laman berita asal Jerman yang masih di bawah naungan Motorsport.com, Marko mengungkapkan bahwa negosiasi kontrak akan menjadi agenda dalam pertemuan dengan manajernya, Raymond Vermeulen.

“Kita lihat saja,” kata Marko dalam tayangan di YouTube. “Kami akan mendiskusikannya dan mungkin menyimpulkan perpanjangan (kontrak).”

Baca Juga:

Tak diragukan lagi, Max Verstappen sudah merasa Red Bull sebagai rumah sendiri, mengingat ia tumbuh besar sebagai seorang pembalap di sana.

“Rasanya seperti itu, karena saya pikir Anda juga mendengar di radio saya, saat lap kemenangan, menanyakan apakah saya bisa bertahan selama 10 atau 15 tahun lagi,” ujar Verstappen di gala FIA.

“Jadi saya sangat senang di mana saya berada saat ini. Dan juga saya bisa menjadi diri saya sendiri, dan itu menurut saya juga sangat penting. Ini bukan hanya tentang F1, kami bisa bersenang-senang, kami bisa tertawa.

“Saya pikir itu juga penting. Mengingat ini bukan hanya tentang performa, Anda juga perlu menikmati apa yang Anda lakukan.”

Mobil Max Verstappen, Red Bull Racing, hancur

Mobil Max Verstappen, Red Bull Racing, hancur

Perpanjangan kontrak lebih awal dilakukan Red Bull untuk mencegah Mercedes berusaha mendekati Verstappen. Ini juga diharapkan agar pembalap 24 tahun itu tidak melirik tim Formula 1 lainnya.

Helmut Marko juga merasa apa yang terjadi tahun ini, termasuk tabrakan dengan Lewis Hamilton di Grand Prix Inggris, dapat mengubah pandangan Verstappen.

“Tidak ada yang berbahaya. Semuanya telah hancur di Silverstone,” ucapnya tentang kemungkinan tawaran dari Mercedes.

“Max merupakan pembalap tercepat, paling konsisten dan agresif yang pernah kami miliki.

“Max dan Ayrton Senna berbeda jika dibandingkan dalam hal mentalitas, kepribadian dan agresivitasnya. Kami beruntung memiliki seseorang sepertinya.”

dibagikan
komentar
Tak Hadiri FIA Gala, Lewis Hamilton Belum Tentu Dihukum FIA
Artikel sebelumnya

Tak Hadiri FIA Gala, Lewis Hamilton Belum Tentu Dihukum FIA

Artikel berikutnya

McLaren Fokus Pahami Mesin Mercedes Sebelum F1 2022

McLaren Fokus Pahami Mesin Mercedes Sebelum F1 2022
Muat komentar