Formula 1 2017
Topik

Formula 1 2017

Lauda: Red Bull bisa campuri pertarungan Mercedes vs Ferrari

dibagikan
komentar
Lauda: Red Bull bisa campuri pertarungan Mercedes vs Ferrari
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
4 Jul 2017 08.51

Kepala non-eksekutif Mercedes F1, Niki Lauda, menilai Red Bull punya potensi untuk ikut mencampuri pertarungan titel Formula 1 2017 antara timnya dan Ferrari.

Niki Lauda, Mercedes Non-Executive Chairman bersama Dr Helmut Marko, Red Bull Motorsport Consultant
Daniel Ricciardo, Red Bull Racing
Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13
Race winner Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, second place Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB13
Toto Wolff, Executive Director, Mercedes AMG, and Niki Lauda, Non-Executive Chairman, Mercedes AMG,
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W08, Sebastian Vettel, Ferrari SF70H

Di tengah kekacauan balapan GP Azerbaijan yang penuh dengan insiden termasuk konflik antara dua penantang gelar juara dunia, Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel, Daniel Ricciardo bisa mengantarkan Red Bull merengkuh kemenangan pertama mereka di F1 2017.

Melihat hasil tersebut, Lauda yakin skuat minuman berenergi itu kini mulai punya potensi untuk ikut campur dalam pertarungan timnya melawan Ferrari pada sisa balapan musim ini.

"Kemenangan tim Red Bull Racing di Baku telah mencuri perhatian saya," ujar Lauda kepada harian Jerman, Welt am Sonntag.  "Saya tidak sepenuhnya yakin mereka tidak akan memiliki peran dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

"Untuk saat ini, gelar juara dunia sedang diperebutkan oleh dua tim. Tapi itu bisa menjadi tiga. Jadi pertarungan tidak hanya akan terpusat pada Hamilton vs. Vettel."

Performa Mercedes di Baku belum jadi gambaran nyata

Pada sesi kualifikasi di sirkuit jalan raya Baku, Mercedes berhasil mengunci dua posisi start terdepan. Peraih pole Hamilton unggul lebih dari satu detik di depan pembalap Ferrari tercepat, Kimi Raikkonen.

Hamilton sendiri juga dengan nyaman mendominasi jalannya balapan GP Azerbaijan sebelum dipaksa masuk ke pit untuk melakukan pergantian headrest yang longgar.

Meski demikian, banyaknya insiden yang terjadi di balapan Baku membuat Lauda tidak bisa menilai secara pasti apakah performa Mercedes memang telah mengungguli Ferrari.

"Kami bisa mendekati Ferrari dengan melakukan peningkatan sebesar 0,3 hingga 0,4 pada sesi latihan. Untuk balapan, saya tidak bisa yakin karena balapan Baku berjalan cukup kacau," tambahnya.

"Oleh karena itu, beberapa balapan berikutnya seperti di Austria dan Inggris akan memberikan gambaran lebih jelas soal peta pertarungan antara Ferrari dan Mercedes, dari segi performa.

"Dua balapan itu akan menjadi lokasi kunci untuk melihat tim mana yang bisa tampil lebih baik dalam pengembangan mobil di bawah tekanan waktu."

Laporan tambahan oleh Stefan Ehlen

Artikel Formula 1 berikutnya

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Niki Lauda
Tim Ferrari, Red Bull Racing, Mercedes
Penulis Aditya Gagat
Tipe artikel Breaking news