Formula 1
R
F1 GP Emilia Romagna
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
21 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
232 hari
Selengkapnya:

Red Bull-Honda tak sangka akhiri hegemoni Mercedes

Red Bull dan Honda mengaku tidak menyangka bisa menjadi tim pertama yang mengakhiri rentetan kemenangan Mercedes pada Formula 1 2019.

Red Bull-Honda tak sangka akhiri hegemoni Mercedes

Hingga ronde kedelapan musim 2019, hegemoni Mercedes masih belum bisa dihentikan, termasuk oleh pesaing terdekat mereka di klasemen, Ferrari, yang nyaris merebut kemenangan di Bahrain andai Charles Leclerc tidak terkena masalah mesin.

Namun, pada balapan di Austria, Mercedes terhambat oleh masalah pendinginan, yang kini diakui oleh skuat Panah Perak sebagai titik kelemahan mobil 2019 mereka.

Baca Juga:

Ketika Mercedes kesulitan tampil maksimal, Leclerc menjelma menjadi pembalap terfavorit di Red Bull Ring, apalagi setelah merebut pole dan menguasai paruh pertama balapan.

Tak pelak, kemenangan yang dipetik Max Verstappen lewat duel sengit melawan Leclerc menjadi hasil yang tidak terduga bagi Red Bull dan Honda

"Jika pada balapan-balapan sebelumnya Anda mengatakan itu kepada saya, tentu saya akan terkejut," ucap sang team principal, Christian Horner, ketika ditanya tentang perasaannya setelah menjadi tim non-Mercedes pertama yang menang pada musim ini.

"Max adalah pembalap [non-Mercedes] terakhir yang menang di Meksiko [pada 2018]. Sekarang dia menjadi pembalap pertama yang bisa mengalahkan Mercedes. Saya pikir itu adalah pencapaian yang luar biasa."

Horner menambahkan: "Setelah GP Prancis, jika Anda berkata bahwa kami akan menang di sini di Austria, saya akan bilang saya sudah bersyukur dengan raihan podium."

Progres yang ditunjukkan Honda musim ini, termasuk pembaruan kedua di Prancis, membawa Red Bull lebih dekat dengan Ferrari dan Mercedes.

Baca Juga:

Senada seperti yang disampaikan Horner, direktur teknis Honda F1, Toyoharu Tanabe, juga tidak menyangka dengan hasil yang mereka raih di Austria.

"Pada balapan-balapan sebelumnya, kita bisa melihat mobil-mobil Mercedes tampil sangat kuat. Terkadang mereka mendapat tekanan dari Ferrari, tapi di Austria kami yang tampil paling kuat. Jadi saya sedikit terkejut," tutur Tanabe.

Max Verstappen, Red Bull Racing

Max Verstappen, Red Bull Racing
1/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
2/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
3/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Christian Horner, Max Verstappen, Red Bull Racing

Christian Horner, Max Verstappen, Red Bull Racing
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
5/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Fans Max Verstappen, Red Bull Racing

Fans Max Verstappen, Red Bull Racing
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
7/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
8/10

Foto oleh: Honda

Max Verstappen, Red Bull Racing

Max Verstappen, Red Bull Racing
9/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15, Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10

Max Verstappen, Red Bull Racing RB15, Valtteri Bottas, Mercedes AMG W10
10/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Mobil F1 dianggap mudah, Raikkonen angkat bicara

Artikel sebelumnya

Mobil F1 dianggap mudah, Raikkonen angkat bicara

Artikel berikutnya

Norris: Simracing ungkap gaya balap Verstappen

Norris: Simracing ungkap gaya balap Verstappen
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing
Tag berita f1
Penulis Scott Mitchell