Red Bull: Pit-stop Verstappen “di luar dugaan”

dibagikan
komentar
Red Bull: Pit-stop Verstappen “di luar dugaan”
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
25 Okt 2016 03.06

Red Bull mengaku belum memiliki jawaban terkait alasan Max Verstappen mengambil keputusan untuk melakukan pitstop tanpa pemberitahuan terlebih dahulu di balapan GP Amerika Serikat.

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB12
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12 pit stop
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12
Max Verstappen, Red Bull Racing
Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB12, Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid, Kimi Raikkonen, Fe
Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, sempat bertarung untuk memperebutkan posisi podium di balapan GP Amerika Serikat. Tetapi, peluangnya menjadi buyar setelah pembalap Belanda itu memutuskan untuk masuk ke pit pada Lap 27 – saat kru pit Red Bull tidak dalam kondisi siap karena Verstappen tidak memberi tahukan mereka.

Verstappen mengaku salah dengar dan mengira ia menerima instruksi dari timnya untuk melakukan pit.

Bos tim Red Bull, Christian Horner berkata, keputusan yang diambil oleh Verstappen cukup membingungkan dirinya – karena ia sama sekali tidak melakukan komunikasi dengan pembalapnya tersebut terkait instruksi pit di Lap 27.

“Hal tersebut benar-benar di luar dugaan,” jelas Horner. “Ia datang ke pitlane, dan berkata ‘saya sedang di pitlane’.

“Kami selalu kepayahan bila harus memasang ban di saat-saat yang tidak terduga seperti itu. Sangat disayangkan, tetapi pada akhirnya semua itu menjadi sama saja karena tiga putaran berikutnya ia gagal finis [karena masalah girboks].”

Ketika ditanya apakah Horner dapat menjelaskan apa yang sebenarnya didengar oleh Verstappen, ia menjawab: “Ia sama sekali tidak mendengar apa-apa dari kami di putaran tersebut [Lap 27]. Apapun yang ia dengar, kemungkinan itu terjadi di putaran sebelumnya.

“Kami meminta dia agar terus berusaha keras di trek, karena saat itu, ia terus mengejar Nico [Rosberg]. Kami berharap ia dapat melakukan undercut terhadap Nico.”

“Ia mampu mendekati Nico dengan jarak yang cukup dekat di Lap 12 dan 19, dan saat kami memintanya untuk menjaga ban, ia kembali menjauh,” ujar Horner. “Tetapi, beberapa putaran kemudian, kami memintanya untuk kembali mempercepat lajunya agar dia dapat melakukan undercut.”

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Analisis: Kisah di balik foto yang paling diperbincangkan pekan ini

Artikel sebelumnya

Analisis: Kisah di balik foto yang paling diperbincangkan pekan ini

Next article

Mercedes masih “trauma” dengan masalah mesin di GP Malaysia

Mercedes masih “trauma” dengan masalah mesin di GP Malaysia
Muat komentar