Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Austrian GP

Red Bull Sesalkan Tak Peringatkan Verstappen soal Investigasi Norris

Konsultan motorsport Helmut Marko menyebut Red Bull seharusnya memperingatkan Max Verstappen tentang investigasi Lando Norris di F1 GP Austria, Minggu (30/6/2024).

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Lando Norris, McLaren MCL38, battle for the lead

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Lando Norris, McLaren MCL38, battle for the lead

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Kegagalan Red Bull untuk memberitahu Max Verstappen bahwa Lando Norris menghadapi investigasi batas lintasan mungkin bisa menghindari kecelakaan di akhir Formula 1 Grand Prix Austria 2024, menurut Helmut Marko.

Verstappen dan Norris bersenggolan pada tahap akhir balapan Minggu di Red Bull Ring, setelah pembalap McLaren itu keluar lintasan sebanyak tiga kali dan mendapatkan bendera peringatan hitam-putih, sebelum kemudian bertabrakan dalam pertarungan kedua mereka di Tikungan 3.

Hal ini kemudian membuat Norris mendapat penalti waktu lima detik, seperti yang otomatis terjadi dalam peraturan F1 setelah peringatan batas lintasan dikeluarkan. Tetapi sebelum itu terjadi, keduanya telah bertabrakan di Tikungan 3 - kali ini ketika pembalap McLaren tersebut menyerang di garis luar dan Verstappen bergerak melewatinya.

Baca Juga:

Berbicara kepada saluran TV milik Red Bull, ServusTV setelah balapan, Marko mengatakan, "Kemenangan itu hilang karena beberapa faktor. Fakta bahwa pitstop (Verstappen kedua) tidak berjalan dengan baik, Lando tergelincir ke dalam jendela DRS, dan juga asumsi kami bahwa ban keras akan menjadi pilihan yang lebih baik dalam cuaca panas, yang ternyata tidak demikian.

"Temperaturnya lebih rendah, yang berarti Lando menggunakan ban baru pada balapan terakhir dan kami menggunakan ban bekas, yang juga menjadi salah satu faktor.

"Tapi menurut saya, keduanya mengendarai mobil dengan tidak terlalu keras. Kami mungkin bisa disalahkan untuk ini: kami tahu bahwa investigasi dengan batasan lintasan sedang dilakukan terhadap Lando.

Max Verstappen, Red Bull Racing

Max Verstappen, Red Bull Racing

Foto oleh: Mark Sutton

"Tapi, kami tidak tahu apakah dan bagaimana dia akan dihukum. Jadi, jika melihat ke belakang, Anda bisa saja mengatakan: 'OK, biarkan dia pergi'.

"Namun, mari kita lihat sisi baiknya, kami telah memperpanjang keunggulan kami di kejuaraan, baik di klasemen konstruktor maupun di kejuaraan pembalap."

Penasihat motorsport Red Bull juga menganggap Verstappen yang mengunci dan hampir terjatuh di out-lap setelah pemberhentian keduanya adalah faktor lain yang "memungkinkan semua ini terjadi" dan memungkinkan Norris untuk meraih kesempatan menang yang sebelumnya terlihat mustahil.

Verstappen telah mengendalikan balapan hingga saat itu, dengan kecepatannya di atas ban medium di stint pertama jauh lebih baik daripada Norris, sebelum McLaren mulai mendekat ketika stint kedua mereka menggunakan ban keras.

Marko menganggap pertarungan mereka di akhir-akhir balapan adalah "pertarungan yang sangat hebat", sampai "entah bagaimana, pertarungan ini berubah menjadi siapa yang lebih banyak menekan siapa, siapa yang lebih banyak melanggar batas lintasan, alih-alih berkonsentrasi untuk finis dengan adil".

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Klasemen Usai F1 GP Austria: Verstappen Aman, Piastri Gemilang
Artikel berikutnya Tak Sabar Kejar Sainz, Williams Buka Negosiasi dengan Pembalap Lain

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia