Red Bull Tak Berniat Terjun ke Formula E

Pemilik Red Bull, Dietrich Mateschitz, mengungkapkan bahwa ia belum memiliki keinginan membentuk tim Formula E.

Red Bull Tak Berniat Terjun ke Formula E

Perkembangan ajang balap mobil listrik tersebut memang sangat pesat dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Formula E pun terkadang menjadi ajang alternatif bagi para pembalap yang belum bisa promosi ke Formula 1.

Selain dari segi pembalap, tim-tim ajang balap jet darat pun satu persatu mulai berminat terjun ke Formula E. Contohnya Mercedes yang sudah mengikuti ajang ini pada musim 2019/20.

Baca Juga:

Kemudian McLaren yang juga menyatakan ketertarikannya untuk terjun sebagai tim, setelah kontrak mereka sebagai pemasok mesin di Formula E berakhir.

Melihat tren tersebut, pemilik Red Bull, Dietrich Mateschitz, mengungkapkan bahwa dirinya belum berminat melebarkan sayap ke ajang itu.

“Untuk saat ini tidak,” tutur Mateschitz saat menjawab pertanyaan apakah Red Bull tertarik membalap di Formula E.

“Saya berbicara mengenai ajang balap mobil. Saya pikir Formula E sangat baik jika membicarakan aspek marketing, tetapi untuk ajang balap yang sebenarnya belum, jika melihat dari segi kecepatan mobilnya.

“Memang poin pentingnya bukan hal-hal sepele seperti yang saya sebutkan tadi. Tapi, Formula 1 merepresentasikan ajang balap mobil di level yang berbeda."

Mitch Evans, Jaguar Racing, Jaguar I-Type 4, Maximilian Günther, BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.20

Mitch Evans, Jaguar Racing, Jaguar I-Type 4, Maximilian Günther, BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.20

Foto oleh: Dan Bathie / Motorsport Images

Pun banyak tim Formula 1 melirik peluang berkiprah di Formula E, ternyata tak sedikit skuad yang sudah mapan di ajang ini menyatakan ingin hengkang.

Sebut saja Audi, yang pada bulan lalu mengumumkan mundur dari Formula E di akhir musim 2021. Pemberitahuan Audi ini diikuti oleh sesama pabrikan mobil asal Jerman, BMW.

dibagikan
komentar

Video terkait

Jarno Trulli: Hamilton dan Schumacher Dominan berkat Mobil

Artikel sebelumnya

Jarno Trulli: Hamilton dan Schumacher Dominan berkat Mobil

Artikel berikutnya

Sejarah Nuansa Biru Kuning Mobil Renault Alonso di Era Keemasannya

Sejarah Nuansa Biru Kuning Mobil Renault Alonso di Era Keemasannya
Muat komentar