Formula 1
R
F1 GP Emilia Romagna
18 Apr
FP1 dalam
1 hari
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
21 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
232 hari
Selengkapnya:

Red Bull terjebak dalam situasi serba salah

Red Bull mengatakan mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong Max Verstappen yang mendapat serangan dari Lewis Hamilton pada penghujung GP Hongaria.

Red Bull terjebak dalam situasi serba salah

Verstappen, start dari posisi pole, tampak nyaman menjaga keunggulan di depan Hamilton pada paruh pertama balapan.

Akan tetapi, Mercedes memilih menjalankan strategi dua pit stop dan memasang kompon medium segar pada mobil Hamilton untuk sisa balapan.

Baca Juga:

Sialnya bagi Red Bull, Verstappen tidak memiliki jarak aman untuk merespons apa yang dilakukan skuat Panah Perak. Dengan kata lain, pembalap Belanda itu dipaksa untuk mencoba mempertahankan posisi terdepan dengan ban yang jauh lebih aus.

Selisih yang awalnya berkisar 19 detik dengan cepat dipangkas menjadi kurang dari satu detik di sisa empat lap terakhir.

Team principal Red Bull, Christian Horner, bersikeras timnya tidak salah memilih strategi. Menurutnya, kekalahan Verstappen lebih disebabkan oleh keunggulan laju yang memang dimiliki Mercedes sepanjang balapan.

Ketika Motorsport.com bertanya apakah ia sempat mempertimbangkan memanggil Verstappen untuk pit stop kedua seperti Hamilton, Horner menjawab, "Tidak. Kami sudah terjebak dalam situasi serba salah.

"Jika kami berhenti, maka mereka melakukan sebaliknya, dan sepertinya mereka sedikit lebih unggul dalam hal kecepatan. Mereka punya ban yang enam lap lebih segar, saya tidak yakin kami akan mampu mengejar Lewis dengan laju seperti itu.

"Yang membuat kami frustrasi, tidak ada mobil lain yang juga terlibat dalam pertarungan, baik itu Ferrari maupun rekan setimnya sendiri. Karena, andai itu terjadi, maka opsi itu [pit stop kedua] tidak akan tersedia untuk mereka."

Baca Juga:

Horner kemudian memuji sikap Verstappen yang memahami penuh situasi yang dialami skuat Milton Keynes. Pembalap berusia 21 tahun itu tampak tenang meski kalah di akhir-akhir balapan.

"Saya pikir dia telah membalap dengan sangat dewasa," ucap Horner. "Kalah di sisa empat lap terakhir pastinya sangat mengecewakan, tapi dia mengerti gambaran besarnya. Dia tahu situasi yang kami alami, dan dia tahu bagaimana jalannya balapan.

“Bagi orang awam, mungkin mereka mengira Red Bull telah salah memilih strategi. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Mercedes tampil lebih kencang dan dengan begitu opsi untuk melakukan pit stop kedua terbuka untuk mereka."

Max Verstappen, Red Bull Racing

dibagikan
komentar
Verstappen: Mustahil membendung Hamilton

Artikel sebelumnya

Verstappen: Mustahil membendung Hamilton

Artikel berikutnya

Setelah awal musim sulit, Ferrari akui butuh liburan

Setelah awal musim sulit, Ferrari akui butuh liburan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Hongaria
Pembalap Max Verstappen
Tim Red Bull Racing
Penulis Jonathan Noble