Christian Horner: Red Bull Racing Tidak Abaikan Titel Konstruktor F1 2021

Gelar konstruktor adalah urat nadi Formula 1, dan Red Bull Racing sangat menyadari itu. Mereka sangat ingin merebut mahkota tersebut dari Mercedes musim ini.

Christian Horner: Red Bull Racing Tidak Abaikan Titel Konstruktor F1 2021

Sejak awal musim Formula 1 (F1) 2021, semua mata tertuju pada persaingan sengit Lewis Hamilton dan Max Verstappen menjadi juara. Total 15 Grand Prix telah digelar sejauh ini, dengan dua pengecualian, tidak pernah ada lebih dari 12 poin memisahkan kedua pembalap.

Namun, secara parallel, pertarungan yang tidak kalah sengit terjadi dalam perburuan gelar konstruktor. Memang benar Red Bull telah menikmati lebih dari 25 poin dalam empat balapan, yang membawa tim unggul 44 angka atas Mercedes di Austria.

Meskipun begitu, Silver Arrows sukses membalikkan keadaan dan kini memimpin 33 poin di depan Red Bull. Tetapi selisih tersebut dapat dengan mudah di kejar dengan tujuh balapan tersisa.

Ini penting, karena walau persaingan titel konstruktor tidak terlalu menjadi fokus perhatian, perbedaan antara dua posisi dalam klasemen berharga bonus beberapa juta euro di akhir musim.

Jadi ketika ditanya oleh Sky Sports F1, apakah akan memprioritaskan gelar pembalap atau konstruktor, Prinsipal Red Bull Christian Horner mengaku sulit untuk memberikan jawaban soal itu.

Baca Juga:

“Benar-benar sulit, kami terbelah sebab uang berjalan seiring persaingan titel konstruktor. Untuk setiap anggota tim, di situlah Stefano (Domenicali, CEO F1) mengeluarkan dompetnya,” kata Horner.  

“Kami tidak mendapatkan sepeser pun untuk gelar pembalap, tetapi titel itu yang memiliki gengsi. Saya akan mengatakan mereka memiliki nilai yang sama. Jika Anda harus melakukannya, pilih salah satu.

“Anda memilih pembalapnya, karena disitulah kebanggaannya, namun kami juga ingin berada di garasi nomor satu tahun depan. Itulah tujuan kami.

“Sergio (Perez) memiliki peran kunci untuk dimainkan dalam hal tersebut. Dia mengalami nasib buruk, tetapi itu akan berubah dan saya pikir kami masih akan memberikan segalanya untuk dua gelar ini.”

Memang, Sergio Perez sedang dalam performa buruk, yang otomatis berkontribusi pada defisit poin Red Bull dengan Mercedes. Pilot Meksiko itu gagal mencetak angka dalam tiga race, pada akhir pekan buruk di Silverstone, Hungaroring, dan Spa-Francorchamps.

Tereliminasi pada Q1 di Zandvoort serta penalti lima detik, karena menyalip dari luar trek di Monza juga tidak membantu. Akhirnya di Sochi Perez berada di posisi ketiga ketika hujan turun, tetapi ia terlambat beralih ke ban intermediate dan finis P9.    

Sergio Perez, Red Bull Racing Max Verstappen, Red Bull Racing

Sergio Perez, Red Bull Racing Max Verstappen, Red Bull Racing

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Kendati demikian, Horner masih percaya bisa mengandalkan pengetahuan balapan mantan pilot Racing Point (kini Aston Martin) itu untuk dapat membuat perbedaan dalam tujuh putaran terakhir, termasuk di Istanbul Park, akhir pekan ini.

“Tentu saja, terutama pada tahap akhir kejuaraan, di mana pengalaman akan ikut memainkan peran. Dia mengalami periode sulit belakangan ini, mencetak cuma 16 poin dalam enam balapan. Namun itu akan berubah,” ucap Horner yakin.

“Dia seharusnya berada di podium di Monza dan bisa saja finis tiga besar di Sochi. Peruntungannya bakal berubah dan saya pikir ada beberapa trek bagus untuknya pada beberapa race selanjutnya.

“Dia pastinya akan memainkan peran kunci dalam upaya merengkuh titel konstruktor, dan tentu saja dia dan Valtteri Bottas (Mercedes) bisa menjadi faktor penentu dalam persaingan gelar pembalap juga.”

Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing

Christian Horner, Team Principal, Red Bull Racing

Foto oleh: Red Bull Content Pool

dibagikan
komentar
Jadwal F1 GP Turki 2021 Hari Ini

Artikel sebelumnya

Jadwal F1 GP Turki 2021 Hari Ini

Artikel berikutnya

Bebas dari Sanksi, Fernando Alonso Klaim Kualifikasi F1 GP Turki yang Terbaik

Bebas dari Sanksi, Fernando Alonso Klaim Kualifikasi F1 GP Turki yang Terbaik
Muat komentar