Incar Rekor Schumacher dan Vettel, Verstappen Bidik 13 Kemenangan

Dengan lima kemenangan lagi, juara dunia Formula 1 Max Verstappen akan menyamai rekor tersukses semusim dalam sejarah balap jet darat.

Incar Rekor Schumacher dan Vettel, Verstappen Bidik 13 Kemenangan

Pembalap Oracle Red Bull Racing tersebut menjalani libur paruh musim Kejuaraan Dunia Formula 1 2022 dengan berada di puncak klasemen. Dari 13 balapan yang sudah digelar, Verstappen unggul hingga 80 poin atas rival terdekat, Charles Leclerc (Scuderia Ferrari).

Dengan sembilan putaran tersisa musim ini, pembalap asal Belanda itu hanya butuh finis kedua – termasuk di Sprint Race dan tidak perlu mencetak fastest lap (bonus 1 poin jika tembus finis 10 besar di sebuah lomba) – untuk merebut gelar juara dunia keduanya setelah tahun lalu.

Michael Schumacher, Ferrari, berada di podium tertinggi usai memenango F1 GP Prancis 2002.

Michael Schumacher, Ferrari, berada di podium tertinggi usai memenango F1 GP Prancis 2002.

Foto oleh: Ercole Colombo

Keberhasilan Verstappen memenangi delapan balapan hingga paruh pertama musim ini, memang tidak diperkirakan sebelumnya. Utamanya setelah melihat performa Ferrari F1-75 dalam tiga balapan awal.

Verstappen sebetulnya juga tidak lepas dari masalah. Mulai dari kendala teknis, kesalahan sendiri, sampai kesalahan strategi yang dilakukan timnya. Pun begitu, melihat sejarah selisih sampai paruh pertama, Verstappen sangat dijagokan mampu juara lagi.

Pembalap kelahiran Hasselt, Belgia, 24 tahun lalu, tersebut bahkan diprediksi bakal mampu memecahkan rekor kemenangan terbanyak dalam semusim yang pernah dibuat Michael Schumacher dan Sebastian Vettel.

Schumacher melakukannya pada 2004, saat merebut gelar terakhirnya, ketujuh (sebelumnya 1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003). Mantan pembalap asal Jerman itu merebut 12 kemenangan dari 13 race awal.

Sebastian Vettel, Red Bull Racing, encium trofi usai memenangi F1 GP Abu Dhabi 2013.

Sebastian Vettel, Red Bull Racing, encium trofi usai memenangi F1 GP Abu Dhabi 2013.

Foto oleh: Sutton Images

Total, Michael Schumacher merebut 13 kemenangan dari total 18 balapan pada F1 musim 2004 itu, saat memperkuat Ferrari.

Jumlah kemenangan Schumi berhasil disamai kompatriotnya, Sebastian Vettel. Menariknya, Vettel juga menorehkan rekor 13 kemenangan itu saat merebut trofi terakhirnya pada 2013 (setelah tiga musim sebelumnya selalu juara: 2010, 2011, 2012).

Bersama Red Bull Racing, Vettel mencetak rekor menjelang akhir musim dengan merebut kemenangan beruntun. Tahun itu, F1 berlangsung dalam 19 balapan, satu lebih banyak daripada jumlah saat Schumi membuat rekor.

Dengan jumlah balapan yang lebih banyak (22) saat ini dibanding dua pencetak rekor sebelumnya, Verstappen hanya butuh memenangi lima dari sembilan balapan tersisa untuk memecahkan rekor Schumacher dan Vettel.

Baca Juga:

Rekor kemenangan terbanyak dalam semusim yang pernah dibuat Max Verstappen adalah 10 (dari total 22 balapan), yang dibuatnya saat merebut gelar F1 2022 lalu. Torehan itu membuat Verstappen berada di posisi ke-11 daftar pencetak kemenangan terbanyak dalam semusim F1.

Dengan catatan tersebut, persentase kemenangan terbaik Verstappen dalam semusim adalah 45,45%. Angka tersebut masih jauh dari torehan Alberto Ascari, 75%, yang memenangi enam dari total delapan balapan F1 musim 1952.

Saat ini, dengan delapan kemenangan dari 13 balapan yang sudah digelar, persentase sukses Verstappen mencapai 61,5%. Untuk melibas rekor Ascari, Max Verstappen harus mampu delapan kali lagi menang sehingga akan mencatat 16 kemenangan dari 22 GP.

Rekor Kemenangan Terbanyak dalam Semusim F1 (10 Besar): 

  Pos. Pembalap Tahun (Musim) Jumlah Kemenangan/Total Race % Kemenangan
  1 GermanyMichael Schumacher        2004 13/18 72,22
  2 GermanySebastian Vettel        2013 13/19 68,42
  3 GermanyMichael Schumacher        2002 11/17 64,71
  4 United Kingdom Lewis Hamilton        2011 11/19 57,89
  5 United Kingdom Lewis Hamilton        2014 11/19 57,89
  6 United Kingdom Lewis Hamilton        2018 11/21 52,38
  7 United Kingdom Lewis Hamilton        2019 11/21 52,38
  8 United Kingdom Lewis Hamilton        2020 11/17 64,71
  9 United Kingdom Lewis Hamilton        2015 10/19 52,63
  10 United Kingdom Lewis Hamilton        2016 10/21 47,62

 

dibagikan
komentar
Tujuan F1 Berhasil, Musim 2022 Lebih Banyak Aksi Menyalip
Artikel sebelumnya

Tujuan F1 Berhasil, Musim 2022 Lebih Banyak Aksi Menyalip

Artikel berikutnya

Steiner: Banyak yang Tak Suka Haas Pertahankan Mazepin

Steiner: Banyak yang Tak Suka Haas Pertahankan Mazepin