Renault tunda penetapan duet pembalap 2017

Renault memutuskan untuk menunda penetapan untuk lini pembalap di musim 2017, karena mereka ingin lebih banyak waktu untuk mengevaluasi para bintang masa depan di Formula 1.

Produsen mobil asal Perancis ini awalnya mengatakan akan mengambil keputusan pada bulan ini terkait apakah mempertahankan Kevin Magnussen dan Jolyon Palmer, atau merekrut pembalap baru.

Mereka sempat tertarik dengan Sergio Perez dan Stoffel Vandoorne untuk tahun depan, namun Perez di perkirakaan akan melanjutkan komitmennya dengan Force India, sementara McLaren telah mengumumkan di Grand Prix Italia untuk memilih Vandoorne menjadi pembalap untuk musim 2017.

Dengan Renault yang bersikeras bahwa mereka ingin menemukan pembalap muda yang dapat membangun tim untuk masa depan dalam jangka panjang, prinsipal tim Fred Vasseur mengatakan situasi saat ini lebih cair – hal ini yang membuat Renault ngin lebih banyak waktu untuk memilih siapa yang akan membalap di tim f1-nya untuk tahun depan.

"Tidak ada batas waktu, kita bisa melakukannya satu minggu sebelum [tes di] Barcelona tahun depan," kata Vasseur kepada Motorsport.com dalam sebuah wawancara eksklusif.

"Yang pasti, kita mungkin lebih berfokus pada pembalap muda dari pada pembalap yang lama atau pembalap yang lebih berpengalaman, karena kami memiliki proyek jangka menengah. Saya ingin dapat menemukan pembalap dari 2020, bukan salah satu dari tahun 2010.

"Dan jika Anda melihat para [pembalap] junior, setiap akhir pekan situasi terus bergerak dan berubah. Jika Anda melihat orang-orang yang berpengalaman, tidak berubah, mereka telah memberikannya di masa lalu dan Anda tahu persis apa yang mereka mampu lakukan, dan keterampilan mereka.

"Tapi jika Anda melihat para junior, mereka berkembang atau tidak, mereka memiliki kesempatan baru atau tidak – lihat Esteban [Ocon] - dan saya pikir itu masuk akal bagi saya untuk mengambil banyak waktu untuk memutuskannya.

"Pada satu tahap saya harus mengambil keputusan, pasti, aku tahu, tapi untuk menunda keputusan atau untuk menghindari tekanan untuk mengambil keputusan adalah posisi yang bagus."

Ocon tentu tetap menjadi salah satu pembalap favorit untuk mengisi salah satu kursi balap Renault pada tahun depan, tapi siapa yang akan bersama dia masih belum pasti.

Meskipun Magnussen dan Palmer belum sepenuhnya dikesampingkan, Renault tahu bahwa menunda keputusan ini akan memberikan ide yang lebih baik untuk memilih siapa yang tersedia.

Carlos Sainz telah kembali dikaitkan dengan tim ini meskipun sudah memperpanjang kontrak dengan Red Bull, sementara Williams belum mengkonfirmasi secara resmi bahwa Renault akan mengontrak Valtteri Bottas untuk musim depan.

Vasseur menjelaskan bahwa ia ingin pembalap yang memiliki kemampuan untuk memotivasi kru tim - karena itu akan membantu tim untuk berkembang.

"Para pembalap harus menjadi katalis dari sistem, mampu memotivasi orang-orang," katanya. "Di belakangnya ia memiliki 1.000 orang di bagian sasis dan mesin

"Jika seorang pembalap melalui motivasi dapat memberikan semangat lebih banyak dari semua orang, maka dia akan sukses besar. Semakin Anda bergerak maju dalam seri balap, kemampuannya semaking penting

"Ini adalah mengapa saya langsung yakin saat di F3 bahwa [Sebastian] Vettel akan melakukan pekerjaan itu karena ia sudah dalam posisi yang siap untuk melakukan hal ini di F3.

"Untuk membawa semua orang di sekelilingnya, untuk meyakinkan semua orang di tim dan sebagainya. Yang pasti, di F1, Anda harus memiliki sikap ini. "

Wawancara oleh Roberto Chinchero

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Jolyon Palmer , Kevin Magnussen
Tim Renault F1 Team
Tipe artikel Breaking news