Renault ultimatum Palmer segera tingkatkan performanya

Bos Renault Sport F1, Cyril Abiteboul mendesak Jolyon Palmer untuk segera meningkatkan performanya dan mulai meraih poin secara reguler bagi tim asal Enstone tersebut.

Renault ultimatum Palmer segera tingkatkan performanya
Cyril Abiteboul, Managing Director, Renault Sport F1 Team
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team and brother William Palmer (GBR)
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team RS17
Jolyon Palmer, Renault Sport F1 Team, in the drivers parade

Setelah menjalani awal musim yang sulit, Palmer meraih posisi ke-11 dalam dua seri terakhir di Monako dan Kanada.

Sementara itu, rekan setimnya Nico Hulkenberg telah empat kali meraih posisi finis 10 besar dalam lima balapan terakhir. Saat ini pembalap Jerman tersebut juga menjadi penyumbang poin tunggal bagi tim ini, dengan raihan 18 poin.

Ketika raihan dalam dua balapan terakhir sedikit meredakan tekanan bagi Palmer, memiliki kedua pembalap yang rutin meraih poin tentu sangat penting bagi Renault, saat ini berada di posisi ketujuh klasemen konstruktor.

Ketika ditanya apakah posisi Palmer di tim Renault masih aman - dan apakah tim tersebut memiliki kandidat pembalap alternatif - Abiteboul menjelaskan kepada Motorsport.com: "Tidak ada satu orangpun yang aman di F1.

"F1 bukanlah lingkungan di mana orang bisa mengatakan dengan lantang, 'Saya dalam kondisi aman'. Sampai tingkat tertentu tentu ada dua pertanyaan. Ada Jo (Palmer), dan juga pembalap kedua. Saat ini saya berfokus kepada Jo. Jadi Jo harus meningkatkan [performanya].

"Apa yang akan terjadi kemudian, saya tidak ingin menjelaskan hal tersebut. Dan lebih jauh lagi, siapa yang akan menggantikannya, karena masalah tersebut tidak menjadi fokus kami untuk saat ini.

"Faktanya Jo memiliki mobil yang kapabel untuk meraih poin, dan dia harus bisa meraih poin. Saya serius dengan hal ini."

Mengenai batas waktu bagi Palmer untuk meningkatkan performanya, ia berkata: "Saya berharap pada jeda musim panas, bisa pergi berlibur dengan meraih posisi keenam dalam kejuaraan."

Abiteboul menuturkan "tidak adil" bagi Hulkenberg untuk memikul semua tekanan untuk bisa meraih poin bagi tim.

"Ada gambaran yang lebih besar untuk tim, bagi Renault dan juga bagi rekan kami, tetapi juga untuk kedua pembalap kami," tambah Abiteboul.

"Saat ini saya merasa agak tidak adil bagi Nico, yang telah melakukan banyak hal. Tim jelas sangat bergantung padanya.

"Anda bisa melihatnya di Monaco. Saat Nico tampil kurang baik, termasuk di luar kendalinya seperti ketika ia mengalami kerusakan gearbox, kami kesulitan untuk finis di posisi meraih poin, meski sejumlah mobil juga tidak menyelesaikan balapan. Ini adalah sebuah tantangan.

"Kami melihat ada perbedaan yang sangat besar antara Nico dan Jo saat sesi kualifikasi, dan dalam balapan. Kami terus menerus berdiskusi dengan Jo agar ia bisa memperbaiki diri."

Abiteboul mengakui bahwa Palmer mengalami nasib buruk dalam beberapa balapan awal, kehilangan banyak waktu berharga di lintasan dan sebagainya.

"Hal pertama yang harus kami lakukan adalah bisa membuatnya menjalani akhir pekan yang mulus, dan kami melakukannya di Monako.

"Proses ini harus menuju kearah, di mana Jo juga akan memberikan kontribusi kepada tim dalam kejuaraaan [F1] ini."

dibagikan
komentar
Malaysia buka kemungkinan kembali gelar F1

Artikel sebelumnya

Malaysia buka kemungkinan kembali gelar F1

Artikel berikutnya

Kolom Vandoorne: Akhir pekan yang sulit di Kanada

Kolom Vandoorne: Akhir pekan yang sulit di Kanada
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Jolyon Palmer
Tim Renault F1 Team
Penulis Adam Cooper